Tiga Korban Longsor di Banjarpanepan Ditemukan

Editor: Ivan Aditya

BANYUMAS, KRJOGJA.com – Tim Sar gabungan TNI, Polri, BPBD, Tagana dan masyarakat berhasil menemukan tiga jenasah dari empat korban tanang longsor yang masih satu keluarga di Desa Banjarpanepan Sumpiuh Banyumas. Ketiga jenasah korban yang berhasil ditemukan Wagiyati (32), Yudas (7 ) dan Lucas (11).

“Sedang satu korban orang atas nama Basuki (52) hingga Rabu (18/11/2020) masih dalam pencarian dengan menggunakan alat berat,” kata Kordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Banyumas Ady Candra.

Menurutnya untuk melakukan pencarian tim sar gabungan yang berjumlah ratusan persenol sudah menggunakan alat berat, serta menggunakan alat manual. Alat berat digunakan untuk mengeruk tanah longsor dengan ketinggian sekitar 50 meter dan ketebalan tanah 5 meter.

Bupati Banyumas, Achmad Husein menjelaskan bencana alam banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Banyumas, akibat hujan deras Senin (16/11/2020) malam hingga Selasa (17/11/2020) juga terjadi di sejumlah kecamatan seperti Kecamatan Ajibarang, Lumbir, Purwojati, Pekuncen, Kemranjen, Sumpiuh, Patikraj dan Tambak.

Menurutnya di Kecamatan Sumpiuh bencana alam tanah longsor dan banjir menelan lima korban jiwa meninggal dunia. Tepatnya tanah longsor Desa Banjarpanepen ada empat korban meninggal yang menghuni satu rumah. Kemudian di Desa Bogangin, tanah longsor menimpa rumah Wagimin (49) dan pemilik rumah meninggal.

Bencana alam ini juga mengakibatkan jembatan putus di Desa Kemiri Kecamatan Sumpiuh. Di Kecamatan Kemranjen tepatnya di Desa Karanggintung bencana alam menyebabkan akses jalan putus. (Dri)

BERITA REKOMENDASI