Tiga Orang Jadi Korban, Balon Udara Meledak Saat Akan Diturunkan

BANYUMAS, KRJOGJA.com – Balon udara berukuran besar yang akan diturunkan karena masa operasional selesai  di sebaerang wahana wisata The Village, di Desa Rempoah, Baturraden, Rabu (7/11/2018) meladak. Peristiwa ini meyebabkan tiga orang operator yang menurunkan balon mengalami luka bakar dan dilarikan ke Rumah Sakit Wijayakusuma dan RSU Margono Purwokerto. 

Diperoleh keterangan balon udara yang berada di seberang tempat wisata The Village Baturraden meledak, sekitar pukul 13.30 wib hingga mengeluarkan suara keras. Ledakan balon udara  disertai dengan kobaran api yang kemudian menyambar tiga operator yang berada di sekitar lokasi. 

Tiga operator yang menjadi korban yakni Bambang Indriyanto (44), warga Desa Karangbawang Kecamatan Ajibarang, Didi Kusbiantoro (18), warga Kemutug Lor, Kecamatan Baturraden dan Slamet Setiawan (21), warga Desa Sirkandi, Kecamatan Purwareja Klampok, Banjarnegara. 

"Bunyi ledakannya keras sekali, terdengar sampai jarak cukup jauh. Balon udara tersebut tiba-tiba meledak, setelah meledak tadi tidak ada orang yang berani mendekat untuk menolong," kata Kepala Desa Rempoah, Sugeng Pujiharto. 

Peristiwa itu terjadi sangat cepat dengan ledakan terdengar keras seperti suara bom dan terdengar hingga radius ratusan meter dari lokasi kejadian. Dari tiga korban ledakan, satu orang operator mengalami luka paling parah, karena berada di dekat keranjang balon. Sedang  dua orang operator mengalami luka bakar, namun tidak terlalu parah, karena berjarak sekitar 10 meter dari lokasi balon udara.

Dari informasi yang diperoleh, operasional wahana balon udara di lokasi sudah selesai terhitung Rabu (7/11/2018). Pengelola balon udara menyewa lokasi itu kepada pengelola wisata The Village sejak beberapa waktu terakhir.

Kapolsek Baturraden, AKP Mugiono, yang mewakili Kapolres Banyuma AKBP Bambang YS saat ditemui di lokasi kejadian menjelaskan, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab meledaknya balon udara.

"Polisi masih melakukan penyelidikan penyebab ledakan. Sedang operasional balon udara ini telah selesai, hari ini Rabu (7/11/2018), maka  sedang diberesi, tadi operator sedang mengosongkan gas yang ada pada balon udara," kata AKP Mugiono.

Ia menjelaskan dari tiga korban yang mengalami luka bakar, satu korban Bambang Indriyanto masih dirawat di RSUD Margono Soekarjo Purwokerto karena mengalami luka bakar 40 persen. Kemudian dua korban dirawat di Rumah Sakit Wijayakusuma Purwokerto.(Dri)

BERITA REKOMENDASI