Tiga Pengedar Diringkus, Ribuan Butir Pil Koplo Diamankan

Editor: Ivan Aditya

PURBALINGGA, KRJOGJA.com – Petugas Satresnarkoba Polres PurbaIingga meringkus tiga pengedar obat terlarang di berbagai lokasi berbeda. Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti ribuan butir obat terlarang dari para tersangka, jenis Tramadol, Diazepam dan Trihexpenidhyl. Tiga tersangka itu, masing-masing SI (22) warga Desa Banjarkerta Kecamatan Karanganyar, PPN (22) warga Desa Karangmalang, Kecamatan Bobotsari dan SRP (20) warga Desa Majapura Kecamatan Bobotsari.

“Pengungkapan kasus berawal dari penangkapan tersangka SI di rumahnya pada Kamis (15/10/2020) lalu,” tutur Kabag Ops Polres Purbalingga AKP Pujiono dalam konferensi pers, Senin (26/10/2020) sore.

Pujiono yang didampingi Kasubbag Humas Iptu Widyastuti menambahkan, tersangka SI merupakan pengedar sekaligus pemasok obat terlarang. SI mendapat obat terlarang dengan membeli secara online melalui aplikasi jual beli. “Setelah itu dijual kembali kepada dua tersangka lain untuk mendapatkan keuntungan,” ujarnya.

Setelah dilakukan pengembangan, polisi mendapati dua tersangka. Yakni PPN (22) dan SRP (20). Keduanya ditangkap di rumahnya masing-masing. “Keduanya ikut menjual dan mengedarkan obat terlarang tersebut,” ujarnya.

Dari tiga tersangka diamankan barang bukti 3.585 butir obat terlarang jenis Tramadol tablet, 500 kapsul Tramadol, 1051 butir obat terlarang jenis Trihexpenidhyl, 7 butir obat jenis Diazepam, tiga buah telepon genggam dan uang tunai Rp. 490 ribu.
Ketiga tersangka dikenakan pasal 196 Subsider Pasal 98 ayat (2) dan (3) UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan Pasal 62 UU RI Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika.

“Ancaman hukuman pasal tersebut yakni pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 1 Miliar,” pungkasnya. (Rus)

BERITA REKOMENDASI