Tipikor Bareskrim Panggil Sejumlah Pejabat Pemkab Banyumas

Editor: Ivan Aditya

PURWOKERTO, KRJOGJA.com – Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bareskrim Mabes Polri mengirim surat panggilan pemeriksaan kepada sejumlah pejabat Pemkab Banyumas berkaitan sengketa penyerahan pengelolaan aset Kebondalem milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas kepada pihak ketiga Graha Cipta Guna (PT GCG). Surat panggilan penyidik Tipikor Bareskrim Polri kepada sejumlah pejabat di Pemkab Banyumas itu diserahkan oleh dua advokat dari Kantor Hukum Asa Law Firm, Ananto Widagdo dan Agus Waryoko.

“Kami dititipi atau mandat dari Penyidik Tipikor Bareskrim untuk menyampaikan surat undangan supaya diserahkan ke sejumlah pejabat di Pemkab Banyumas,” kata Ananto, seusai menyampaikan surat undangan kepada bupati dan sekda, Senin (07/09/2020).

Menurutnya surat undangan Tipikor Bareskrim Polri dalam rangka pemeriksaan. Karena sebelumnya penyidik juga sudah melakukqn pemeriksaan kepada sejumlah orang. “Kami selaku kuasa hukum masyarakat menginginkan kasus aset Kebondalem untuk dituntaskan,” ungkapnya.

Agus Waryoko rekan Agus Ananto dari Kantor Hukum Asa Law Firm, menambahkan surat undangan titipan penyidik Tipikor Bareskrim Mabes Polri adan 16 surat yang ditujukan sejumlah pejabat di Pemkab Banyumas seperti Bupati, Sekda, Bagian Hukum, Kapala Bapenda, Kepala Inspektorat dan Direktur GCG.

Menurutnya ada kemungkinan pemeriksaan oleh penyidik Tipikor Bareskrim Mabes Polri akan dilakukan di Purwokerto, hal itu dikuatkan adanyan surat penyidik Tipikor Bareskrim Mabes Polri yang ditujukan ke Kapolresta Banyumas yang ada kemungkinan untuk minta ijin tempat.

Untuk pemeriksaan oleh penyidik Tipikor Bareskrim Mabes Polri dijadawalkan Selasa (8/9/200). Sekretaris Daerah (Sekda) Banyumas, Wahyu Budi Saptono yang ditemui terpisah membenarkan ada surat undangan dari penyidik Tipikor Bareskrim Mabes Polri. “Iya ada surat undanhan penggilan, kita juga dimintai melengkapi berkas dan sudah dikirimkan,” kata Wahyu Budi Saptono. (Dri)

BERITA REKOMENDASI