Tiwi Gandeng Ulama Kembangkan Pendidikan Ponpes

Editor: KRjogja/Gus

PURBALINGGA, KRJOGJA.com – Bupati Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) menegaskan komitmennya dalam pengembangan pendidikan di pondok pesantren (ponpes). Hanya saja, pemerintah tidak dapat berjalan dan bekerja sendiri.

“Karenanya perlu sinergi antara para ulama, umaro, dan umat untuk mewujudkan Purbalingga yang Berakhlakul Karimah,” tutur Bupati Tiwi, dalam acara Halaqoh Ulama dan Tokoh Agama Purbalingga, di Ponpes Nuurul Quran, Desa Kedungjati Kecamatan Bukateja, Senin sore (17/8/2020).

Tidak hanya pendidikan ponpes, Tiwi juga memperhatikan kesejahteraan guru-guru sekaligus pemberdayaan ekonomi yang ada di pondok-pondok pesantren. Komitmennya itu bakal dituangkan dalam program keagamaan di tahun 2021.

“Kebetulan saat dalam penyusunan KUA – PPAS 2021. Yang menjadi hasil dari Halaqoh dari para alim ulama akan menjadi masukan menyusun kebijakan program ke depannya,” ujarnya.

Acara itu dihadiri tidak kurang dari 200 ulama dan tokoh agama se Purbalingga. Bupati Tiwi yang diundang dalam kegiatan itu hadir bersama Ketua DPD Partai Golkar Purbalingga Sudono. Tiwi dan Sudono merupakan Pasangan Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati (Bacabup dan Bacawabup) pada Pilkada Purbalingga 2020.

BERITA REKOMENDASI