TMMD Bentuk Operasi Militer Non Perang

PURBALINGGA, KRJOGJA.com  – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa  (TMMD) termasuk bentuk Operasi Militer Selain Perang (OMSP). TMMD merupakan program kerja lintas sektoral yang melibatkan TNI dan lembaga pemerintahan non Departemen dan pemerintah daerah, serta komponen bangsa lainnya.

"TMMD dilaksanakan secara terpadu dan berkesinambungan dalam upaya membantu dan meningkatkan akselerasi pembangunan serta mensukseskan program pelaksanaan serbuan teritorial,” tutur Komandan Kodim Letkol Inf Andy Bagus Diyan Arika S.IP, saat meninjau lokasi Program TMMD Reguler ke-101 tahun 2018 di Desa Karangjambu, Kamis (8/3).

Andy Bagus yang disampingi Perwira Seksi Teritorial Distrik Militer (Pasiterdim) Kapten Inf Ismartono dan Camat Karangjambu Joko Pribowo, menambahkan, program TMMD meliputi kegiatan fisik dan non fisik. 

Kegiatan Fisik berupa pembangunan jalan makadam dengan volume panjang 1.975 meter dan lebar 7 meter, pembangunan dua buah gorong-gorong volume  80 centimeter x 7 meter, pembangunan satu gorong-gorong  volume 60 centimeter x 7 meter.

Pembangunan talud volume  sepanjang 30 meter dan tinggi 2 meter.Serta pembangunan pagar SMPN 1 Karangjambu sepanjang 25 meter dan tinggi 2 meter.

Kegiatan non fisik seperti penyuluhan ketrampilan pertanian, perikanan , peternakan , perkebunan, industri rumah tangga, penyuluhan kesehatan. Disediakan pula pengobatan gratis, penyuluhan bela negara dan Kamtibmas, penyuluhan bencana alam, narkoba serta pemutaran Film tentang kesehatan.

"Pelaksanaan pra TMMD di mulai 15 Maret 2018. Tapi kegiatan fisik sudah kami mulai dari kemarin untuk mempercepat pekerjaan karena program fisik yang banyak agar bisa selesai tepat waktu," ujar Andy Bagus.  (Rus)

 

 

 

 

BERITA REKOMENDASI