Trotoar Jalan A Yani Tegal Dibongkar, Para Pedagang Sepi Konsumen

Editor: Ivan Aditya

TEGAL, KRJOGJA.com – Para pedagang di sepanjang jalan A Yani Kota Tegal mengeluhkan jualan sepi konsumen. Hal itu dirasakan setelah trotoar di depan toko pedagang dibongkar. Pembongkaran itu atas perintah Pemkot Tegal yang akan menjadikan di kawasan itu menjadi Malioboro-nya Tegal.

Pembongkaran trotoar dan penebangan pohon di jalur itu menimbulkan keadaan lingkungan yang semrawut. Dengan demikian jumlah kedatangan calon pembeli di toko mereka turun dratis, sehingga pendapatan para pedagang sangat minim.

Sejumlah pemilik toko saat ditemui KRJOGJA.com, Kamis (25/11/2021), mengakui sejak trotoar dibongkar dan pohon ditebang, dagangnnya sepi konsumen. “Kondiisnya semrawut, banyak bongkaran lantai trotoal dan pohon yang ditebang malang melintang di depan toko, itulah yang membuat jualan sepi pembeli,” ujar Kurniawan.

Pedagang menyesalkan sikap Pemkot yang mengabaikan kerapian dan keindahan di sepanjang jalan A Yani. Pedagang sejak awal menolak pembangunan tersebut karena akan merugikan para pedagang.

Sementara pengamat sosial Hendrawan mengatakan, sejak awal pihaknya kurang setuju pembangunan kawasan Jalan Ahmad Yani, yang sudah menjadi kawasan perdagangan menjadi kawasan wisata. Alasannya, akan merugikan para pedagang, utamanya pemilik toko.

“Pembangunan tersebut merugikan pedagang, karena bagaimana orang akan datang berbelanja, kalau parkir saja susah, Sekarang kondisinya semrawut sehingga jualan pedagang sepi,” ujar Hendrawan. (Ryd)

BERITA REKOMENDASI