UMKM Cilacap Didorong Naik Kelas

Editor: KRjogja/Gus

CILACAP, KRJOGJA.com – Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) mendorong UMKM di Kabupaten Cilacap agar naik kelas, dari mulai mikro pindah ke kecil, dari kecil pindah ke menengah. “Syukur-syukur bisa jadi besar,”ujar Staf Khusus Menteri Bidang Hukum, Pengawasan Koperasi dan Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Agus Santoso, di sela pelatihan dan peningkatan kapasitas dan kualitas SDM KUMKM di Cilacap, Selasa (06/10/2020).

Menurutnya, ada beberapa model kenaikan kelas UMKM, diantaranya, pertama masuk skala dimana UMKM mempunyai kompetensi dalam bidang usahanya. “Misalkan usahanya peternakan, harus bisa membuat pakan ternak sendiri, memiliki managemen dan SOP yang baik,”lanjutnya. Kedua masuk skala ekonomi, mereka tidak melakukan sendiri-sendiri tetapi berkumpul membuat koperasi, karena dengan berbadan hukum itu memudahkan dalam memasarkan hasil usaha tersebut.

“Jadi tidak bisa berusaha sendiri-sendiri, tetapi berkumpul mendirikan koperasi atau badan hukum sehingga memiliki branding,”jelasnya.

Seperti di Karangpucung, Cilacap, sudah ada koperasi peternak kambing dengan anggota mencapai 257 orang, dengan populasi kambing 2500 ekor. Hal itu menunjukan jika usaha mereka sudah masuk skala enomomi, karena mereka sudah bisa berjualan ke luar daerah, tidak hanya di Cilacap tetap sudah sampai ke Jakarta, Bandung, Yogya dan kota besar lainnya. “Jadi dengan pelatihan ini bertujuan melatih kompetensi dan membangun net working, dalam hal ini pemerintah sifatnya hanya menstimulasi dan memfasilitasi,”katanya.

BERITA REKOMENDASI