Unik! Warga Pekandangan Bayar Lunas Pajak PBB Lewat Celengan Bambu

Editor: Agus Sigit

BANJARNEGARA, KRJOGJA.com-Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) seluruh warga Desa Pekandangan Kecamatan Banjarmangu Banjarnegara dilakukan secara massal, dikemas dalam atraksi budaya yang cukup unik dengan tajuk Kirab Pring Pethuk Mbayar PBB Sehari Lunas di lereng hutan pinus Perhutani di Blok Buaran di sisi desa, Minggu (20/3).
Even tersebut dihadiri oleh pelaksana harian bupati Banjarnegara Syamsudin dan ketua DPRD Ismawan Setya Handoko. Atraksi dimulai dengan kirab bumbung atau celengan bambu oleh para warga berikut anak-anak mereka di  setiap wilayah RT menuju hutan pinus Buaran, dengan pakaian adat Jawa. Mereka juga membawa nasi dengan beragam lauk.
Sampai di lokasi, bumbung diserahkan kepada perangkat desa untuk dihitung isinya dicocokkan dengan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) masing-masing warga. Menunggu proses penghitungan, para warga bersantap bersama.
Kepala Desa Pekandangan, Adhi Setiawan, mengatakan, kebiasaan menabung di celengan bambu dikembangkan di kalangan guna mempercepat pelunasan pajak PBB. “Alhamdulillah, dengan cara ini pembayaran pajak bisa lunas dalam waktu sehari. Kami tak perlu repot-repot menagih,” ujarnya. Pagu pajak PBB desa dengan kontur berbukit-bukit itu, Rp 55,8 juta.
Sejumlah warga mengaku, uang yang mereka masukkan ke celengan biasanya sisa belanja. Mereka senang dengan proses pembayaran PBB tersebut.  Selain meriah, juga mengajarkan kepada warga rasa tanggung jawab. Juga mendidik anak-anak agar gemar menabung untuk masa depan.
“Rasanya jadi senang membayar pajak. Sebab, acaranya ramai dan ada makan-makan,”  kata Rizki, salah satu warga.
Pelaksana harian bupati Banjarnegara Syamsudin mengapresiasi langkah Pemdes Pekandangan dalam menggerakkan masyarakat taat bayar pajak. “Ini layak ditiru oleh desa-desa lain,” katanya. Syamsudin menambahkan, pajak yang dibayarkan oleh masyarakat sejatinya akan dikembalikan lagi ke desa dalam berbagai bentuk progam. (Mad)

BERITA REKOMENDASI