Usulan Dibatasi, Nilai Nominal Musrenbang 2022 Hanya Rp 806,9 Miliar

Editor: KRjogja/Gus

PURBALINGGA, KRJOGJA.com – Usulan kegiatan pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2022 di lingkungan Pemkab Purbalingga tidak lagi semasif tahun-tahun sebelumnya. Total usulan kegiatan dalam musrenbang 2022 hanya untuk 2.245 kegiatan dengan nilai total Rp 806.906.938.825.

“Tahun-tahun dulu, ketika APBD Purbalingga masih dalam angka ratusan miliar, kegiatan yang diusulkan melalui musrenbang luar biasa banyaknya. Nilainya bisa mencapai hampir Rp 2 Triliun,” tutur Kepala Badan Penelitian dan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappelitbangda) Purbalingga, Siswanto, usai kegiatan Musrenbang Purbalingga 2022, di Graha Adiguna kompleks Sekretariat Daerah Purbalingga, Senin siang (29/3/2021).

Pada musrenbang kali ini, usulan reses alias pokir (Pokok pikiran) untuk Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2022, pada rumpun bidang ekonomi hanya 168 item senilai Rp 10.007.500.000, kesejahteraan sosial 88 item (Rp 7.635.000.000), pemerintahan 442 item (Rp 72.809.961.500) dan infrastruktur 41 item usulan dengan nilai total Rp 46.180.000.000. Total usulan semua rumpun bidang yang masuk dalam Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) mencapai 739 kegiatan dengan total anggaran Rp 136.632.461.500.

Setali tiga uang, usulan dari kelurahan dan desa. Terdapat 290 usulan di rumpun bidang ekonomi senilai Rp 94.873.761.600. Bidang kessos 282 usulan (Rp 71.193.288.620), pemerintahan 103 usulan (Rp 22.156.416.760) dan infrastruktur 831 usulan dengan nilai Rp 482.050.010.345. Total usulan kegiatan mencapai 1.506 item dengan nilai Rp 670.273.477.325.

BERITA REKOMENDASI