Virus Corona Nakes RSUD Bukan Varian India

Editor: Ivan Aditya

CILACAP, KRJOGJA.com – Hasil pemeriksaan ‘genome squencing’ para nakes (tenaga kesehatan) RSUD Cilacap yang terpapar Covid-19 dinyatakan positif Virus Corona varian local atau Covid-19 yang berkembang di Indonesia selama ini. Dengan demikian maka warga Cilacap maupun daerah lain tidak perlu khawatir tentang kemungkinan berkembangnya Covid varian baru India di Cilacap.

“Jadi bukan tertular B 1617.2 atau varian India yang menular pada ABK Kapal MV Hilma Bulger warga negara Philipina, yang dirawat di RSUD Cilacap. Hasil pemeriksaan genome Squencing para nakes RSUD itu menunjukan, kita berhasil melokalisir Covid Varian India pada ABK asal Philipina yang dirawat di Cilacap,” ujar Wakil Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rahman, di sela penyerahan 3 unit ambulan dan 43 unit ventigator atau alat penyimpan vaksin Covid-19 untuk puskesmas di Cilacap, Senin (31/05/2021).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap dr Pramesti Griyana Dewi mengatakan, hasil negatif tersebut merupakan dari dua belas nakes yang positif covid-19 dengan CT value rendah. Dengan hasil WGS yang menyebutkan 12 nakes negatif varian India B.1617.2 tersebut menurutnya telah menegaskan tidak ada transmisi lokal varian India B.1617.2 di Cilacap.

“Mudah-mudahan tidak ada lagi. Karena masih ada lagi yang kita kirimkan (sampel swab nakes) yang CT valuenya rendah. Untuk kewaspadaan saja yang mudah-mudahan hasilnya negatif,” terangnya.

Dijelaskan, dari 14 ABK Kapal Hilma Bulger yang dirawat di RSUD Cilacap, kini tinggal 4 orang. Satu orang meninggal dan selebihnya dinyatakan sembuh dan dipulangkan ke negara asalnya. “Pada pemeriksaan sebelumnya keempat ABK sudah negatif dan hari ini diperiksa ulang, jika negatif maka akan dipulangkan juga,” tambahnya. (Otu)

BERITA REKOMENDASI