Warga Banyumas Pertanyakan Penanganan Kasus Dugaan Korupsi BNPT

Editor: KRjogja/Gus

PURWOKERTO, KRJOGJA.com – Sejumlah warga Banyumas melalui kuasa hukumnya Nanang Sugiri SH mempertanyakan pengusutan kasus dugaan korupsi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Banyumas yang ditangani yang ditangani Penyidik Tipikor di Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah (Jateng ) sejak Maret 2021 lalu.

“Kami akan mengirim surat ke Polda Jateng untuk mempertanyakan perkembangan pengusutan BPNT. Kasus ini cukup menyita perhatian publik di Banyumas, selain itu juga ada yang menanyakan ke saya selaku kuasa hukum,” kata Nanang Sugiri Kamis (10/6/2021) kepada KRJogja.com.

Sebelumnya ia juga mengirimkan surat dukungan secara langsung kepada penyidik Tipikor Ditreskrimsus Polda Jateng.

Ia, mengharapkan dalam penanganan dugaan tindak pidana korupsi penyidik seharusnya mengedepankan transparansi khususnya kepada masyarakat Banyumas.

“Namun sayangnya hingga saat ini saya belum mendapatkan perkembangan informasi terkait dugaan perkara Tipikor tersebut,” ungkapnya.

Ia menjelaskan untuk mendapatkan informasi sudah diatur dalam Pasal 41 Undang Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Tipikor, yang berbunyi, peran serta masyarakat sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diwujudkan dalam
bentuk.

Hak mencari, memperoleh, dan memberikan informasi adanya dugaan telah terjadi tindak pidana korupsi. Kemudian hak untuk memperoleh pelayanan dalam mencari, memperoleh dan memberikan  informasi adanya dugaan telah terjadi tindak pidana korupsi kepada penegak
hukum yang menangani perkara tindak pidana korupsi.

Menurutnya berdasarkan pasal tersebut dapat dimaknai bahwa masyarakat berhak memperoleh informasi tentang perkembangan perkara dari penegak hukum yang menangani perkara dugaan tindak pidana korupsi. (Dri)

 

BERITA REKOMENDASI