Waspada Penipuan Mencatut BPJamsostek

Editor: Agus Sigit

PURWOKERTO,KRJOGJA.com – Masyarakat terutama perserta BPJS Ketenagakerjaan atau (BPJAMSOSTEK) diminta waspada dengan tindak penipuan dengan munculnya beredar informasi hoax yang mengatasnamakan BPJAMSOSTEK.

Salah satu informasi hoax yakni memberikan bantuan kepada 10 orang terpilih dan masing-masing berhak mendapatkan uang senilai Rp 27 juta.

Dalam informasi hoax tersebut masyarakat yang mendapatkan pesan tersebut diarahkan untuk menghubungi sebuah nomor tertentu melalui aplikasi Whatsapp. Selain itu masih banyak modus lain yang digunakan, salah satunya terkait penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU).

Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga BPJAMSOSTEK Oni Marbun dalam keterangan persnya yang diterima KRJogja.com Sabtu (25/6/2022) mengatakan bahwa hal tersebut tidak benar.

Pihaknya juga mengimbau seluruh masyarakat khususnya pekerja dan pemberi kerja untuk lebih berhati-hati terhadap segala bentuk informasi maupun modus penipuan yang mengatasnamakan BPJAMSOSTEK maupun Anggoro Eko Cahyo.

“Saat ini banyak pihak tidak bertanggung jawab yang melakukan penipuan dengan menyebarluaskan informasi tidak benar melalui pesan singkat maupun sosial media. Masyarakat harus lebih teliti dalam menerima sebuah informasi, agar tidak menjadi korban atas tindakan tersebut,” terang Oni.

Hingga saat ini belum ada laporan dari masyarakat maupun peserta BPJAMSOSTEK yang menjadi korban dari tindak penipuan tersebut. Namin Oni justru mendorong masyarakat yang mengalami hal serupa untuk melaporkannya ke BPJAMSOSTEK atau pihak berwajib.

Oni, menambahkan bahwa seluruh informasi resmi BPJAMSOSTEK dapat diakses melalui situs www.bpjsketenagakerjaan.go.id, Layanan Masyarakat 175, serta akun Facebook BPJS Ketenagakerjaan, Instragram bpjs.ketenagakerjaan atau Twitter @bpjstkinfo.

Sesuai amanah undang-undang, BPJAMSOSTEK merupakan badan hukum publik yang ditunjuk pemerintah untuk menyelenggarakan 5 program perlindungan yang terdiri dari Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP) dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Oleh karena itu seluruh pelayanan dan segala bentuk promosi yang dilakukan oleh BPJAMSOSTEK tidak pernah dipungut biaya.

“Semoga ke depan tidak ada lagi tindak penipuan yang mengatasnamakan BPJAMSOSTEK, apalagi sampai memakan korban, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap program negara ini terus terjaga, yakni melindungi pekerja Indonesia,” pungkas Oni.

Dihubungi terpisah Kepala BPJAMSOSTEK Purwokerto, Agus Widiyanto mengatakan, kepada masyarakat pekerja di wilayah kerja BPJAMSOSTEK Purwokerto, seperti di Banyumas, Purbalingga dan Banjarnegara bila ada informasi terkait BPJAMSOSTEK bisa dikonfirmasi ke kantor ataupun insan BPJAMSOSTEK yang berada di wilayah itu

“Tolong untuk masyarakat pekerja di Kabupaten Banyumas, Purbalingga, dan Banjarnegara jika ada informasi terkait BPJAMSOSTEK bisa datang ke kantor terdekat untuk konfirmasi atau melalui Insan BPJAMSOSTEK yang sering mengadakan sosialisasi ke berbagai daerah,” pinta Agus.(Dri)

Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga BPJAMSOSTEK Oni Marbun saat memberikan penjelasan kepada peserta BPJAMSOSTEK.(Foto: Ist)

BERITA REKOMENDASI