Waspada! Sandar di Cilacap, 13 ABK dari Panama Positif Covid-19

Editor: KRjogja/Gus

Menurutnya, pada 5 Mei 2021, RSUD Cilacap memberikan informasi, jika salah satu pasien rujukan kapal berbendera Panama itu dalam kondisi tidak stabil dan harus dilakukan pemantauan lebih intensif, karena dalam keadaan kritis. Kemudian sebagai upaya antisipasi perkembangan kasus Covid-19 itu dilakukan tracing terhadap tenaga bongkar muat dan petugas pengawas sebanyak 49 orang. Setelah dilakukan tes Rapid Antigen, seluruh buruh bongkar muat itu menunjukan hasil negatif.

Terkait penemuan Covid-19 pada ABK Kapal asing, Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Cilacap, berkoordinasi dalam pemeriksaan swab PCR bagi semua ABK dan kontak erat, rujukan kasus ke RSUD Cilacap, serta pengiriman swab untuk pemeriksaan Genome Squencing ke Balitbangkes Kemenkes RI.

“Kemudian memfasilitasi untuk therapi plasma convalesen dan Stemcell bagi ABK positif bergejala berat,” ujarnya.

Berkoordinasi dengan KSOP untuk penghentian pembongkaran muatan dari kapal lain, dan sterilisasi kapal dengan KKP serta konfirmasi hasil pemeriksaan Genome Squencing ke Balitbangkes Kemenkes RI. Sampai saat ini hasilnya belum keluar, sehingga tim Satgas Covid-19 Cilacap, belum bisa memastikan varian Covid-19 pada sejumlah ABK Kapal asing itu.

Menurutnya, hasil pemeriksaan Balitbangkes Kemenkes RI diperkirakan baru keluar seminggu kedepan. “Yang penting kami mengimbau agar masyarakat Cilacap tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan COVID-19. Menjaga jarak, menghindari kerumunan, selalu memakai masker, mengurangi mobilitas, selalu mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” lanjutnya. (Otu)

 

BERITA REKOMENDASI