1389 Pelaku Wisata di Magelang Akan Divaksin

Editor: KRjogja/Gus

MAGELANG, KRJOGJA.com – Sebanyak 1389 pelaku wisata di Kabupaten Magelang, telah diusulkan mendapatkan vaksinasi Covid-19 pada tahap kedua ini. Namun karena jumlah vaksin yang datang, masih sangat terbatas. Untuk saat ini baru 133 yang divaksin pada Jumat dan Sabtu (5-6/3/2021).

“Data yang masuk ke kami, ada 1389 orang. Mereka berasal dari bidang perhotelan, restoran, pengelola wisata, biro perjalanan dan lainnya,” kata Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang, Slamet Achmad Husein, disela-sela penyuntikan vaksin di GOR Gemilang, Setkab Magelang, tadi.

Untuk tahap awal, kata Husein didampingi Ketua Forum Daerah Tujuan Wisata (DTW) Edward Alfian, baru 133 yang dapat divaksin. Hal ini dikarenakan keterbatasan vaksin sinovac yang datang tidak secara bersamaan. “Sebanyak 133 pelaku wisata yang hari ini di vaksin itu, berasal dari karyawan Ketep Pass, Taman Rekreasi Mendut, Taman Rekreasi Kalibening, Telaga Bleder, Candi Umbul dan karyawan Disparpora,” ungkapnya.

Ditambahkan Dwi Susetyo, Kepala Seksi Surveilant dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, jika pada tahap pertama telah dilakukan vaksinasi untuk sumber daya kesehatan diwilayah ini sebanyak 2243 untuk dosis pertama dan 2187 untuk dosis kedua. Sedang untuk tahap kedua ini, yang datang baru 4639 dosis. “Sebanyak 4639 dosis ini, diambil 4 kali. Pertama sebanyak 4000 vial atau 4000 dosis. Kedua 490 vial atau 490 dosis. Ketiga 1200 vial atau 12000 dosis dan keempat 1290 vial atau 12900 dosis,” imbuhnya.

Pada tahap kedua ini, vaksinasi dilakukan untuk para pelayan publik termasuk wartawan, lansia, atlet, pelaku wisata dan para pedagang pasar tradisional. “Di kabupaten magelang, mulai hari ini dilakukan untuk para lansia. Pada gelombang pertama, dilakukan di dua kecamatan. Yakni 250 di Tempuran dan 250 Borobudur. Untuk di Tempuran, dilakukan Balai Desa Tempurejo. Sedang di Borobudur, di Puskesmas Borobudur,” pungkasnya. (Bag)

 

BERITA REKOMENDASI