15 Desa Terima Program P4ISDAIK

MAGELANG, KRJOGJA.com – Sebanyak 15 desa di Kabupaten Magelang, tahun 2017 menerima Program Percepatan dan Perluasan Pembangunan Infrastruktur Sumber Daya Air pada Irigasi Kecil (P4-ISDA-IK). Pembangunan irigasi desa ini, diharapkan mampu meningkatkan produksi padi dan hasil pertanian lain diwilayah ini.

Kepala Balai Besar Wilayah Serayu Opak (BBWSO), Ir Tri Bayu Aji Selasa (25/07/2017) mengatakan, sebenarnya ada 5.000 program pembangunan irigasi yang tersebar di wilayah Jateng selatan dan DIY. “Kami berharap, 5.000 program pembangunan irigasi itu dapat terserap semua," katanya.

Bagi desa yang belum menerima manfaat P4-ISDA-IK, kata Bayu, dimohon untuk segera mengajukan, karena program ini memang diperuntukkan untuk kegiatan pembangunan pertanian di pedesaan. "Ya mumpung masih ada program pembanguan irigasi. Kami berharap, Kabupaten Magelang tidak hanya 15 desa, tapi bisa lebih banyak lagi," ujarnya.

Disebutkan, ke 15 desa yang menerima manfaat pembangunan infrastruktur sumber daya air pada irigasi kecil, adalah Desa Banjarnegoro dan Sukorejo (Mertoyudan). Desa Taman Agung, Pucungrejo dan Ngawen (Muntilan). Desa Ngargosoko dan Mranggen (Srumbung). Desa Jumoyo dan Kadiluwih (Salam). Desa Ngampeldento (Salaman). Desa Blinggo (Ngluwar), Desa Ngawonggo (Kaliangkrik), Desa Windusari (Windusari), Desa Kajoran (Kajoran), Desa Pancuranmas (Secang).

Anggota DPR RI, Sujadi terpisah menyatakan, rehabilitasi irigasi kecil ini, secara partisipatif merupakan wujud pemberdayaan masyarakat tani secara terencana dan sistematis, sekaligus untuk meningkatkan kinerja pengelolaan jaringan irigasi kecil. "Proses Pemberdayaan dimulai dari perencanaan, pelaksanaan konstruksi, pengawasan, pengelolaan jaringan irigasi kecil dengan melibatkan peran masyarakat sebagai pelaksana kegiatan," ujarnya. (Bag)

BERITA REKOMENDASI