15 Kelompok Miskin Dibantu Budidaya Ikan

KEBUMEN KRJOGJA.com -15 kelompok warga masyarakat yang beranggotakan warga miskin di 15 kecamatan di Kebumen mendapatkan hibah benih ikan beserta sarana dan prasarana pembudidayaan ikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen di tahun anggaran 2019.

" Setiap kelompok beranggotakan 10 sampai 15 warga miskin tersebut kami beri bantuan senilai Rp 200 juta per kelompok. Dengan demikian, keseluruhan berjumlah Rp 3 miliar dari APBD 2019 Kebumen. Mereka berasal dari 15 kecamatan, diantaranya Sadang, Karangsambung, Karanggayam, Sempor, Ambal, Puring, Alian, Sruweng, Mirit, Kebumen dan Buluspesantren," ungkap Kabid Perikanan Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan (Dinlutkan) Kebumen, Budiono SPi, di ruang kerjanya, Senin (19/08/2019).

Adapun bantuan terdiri dari benih ikan lele, pakan ikan, sarana prasarana pembudidayaan seperti kolam bundar dan beberapa perlengkapan lainnya. Selain berkategori miskin, para penerima bantuan harus memiliki latar belakang pembudidaya ikan dan memiliki sumber air yang bisa digunakan untuk berbudidaya ikan sepanjang tahun.

"Sengaja dipilih benih lele karena umur
panennya hanya 60 hari dan mudah diserap pasar. Mereka juga mendapatkan pendidikan dan pelatihan," ujar Budiono.

Program pemberian hibah bagi kelompok warga miskin tersebut menurut Budiono merupakan salah satu kegiatan Pemkab Kebumen dalam program pengentasan kemiskinan di tahun anggaran 2019. " Dalam program penegentasan kemiskinan itu setiap OPD (organisasi perangkat daerah) di lingkup Pemkab Kebumen diwajibkan membuat program pengentasan kemiskinan, mengingat Kebumen hingga kini masih berada di peringkat 2 daerah termiskin di Jawa Tengah," ujar Budiono.

Di tahun anggaran 2019 program pengentasan kemiskinan Dinlutkan Kebumen menyasar kelompok warga masyarakat miskin. Namun di tahun 2020 mendatang program ini akan menyasar pada warga miskin secara perorangan atau 'by name by adress', agar hasilnya lebih mantap.(Dwi) 

BERITA REKOMENDASI