150 Warga Magelang Meninggal Akibat Covid-19

Editor: Ivan Aditya

MAGELANG, KRJOGJA.com – Selama Tahun 2020, sebanyak 26 warga Kecamatan Mertoyudan dan 16 warga Kecamatan Secang diketahui meninggal akibat terkonfirmasi Covid-19. Total hingga saat ini, ada 150 warga di Kabupaten Magelang yang meninggal dengan status terkonfirmasi. Sisanya ada 115 yang meninggal dengan status pasien suspek.

Selain di Kecamatan Mertoyudan dan Secang, juga ada 15 dan 10 warga Kecamatan Mungkid dan Muntilan, juga meninggal akibat terkonfirmasi Covid-19. “Lainnya, tersebar merata di semua kecamatan diwilayah ini. Paling sedikit, di Kecamatan Candimulyo dan Ngablak, yang hanya ada dua warganya meninggal akibat terkonfirmasi,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, Sabtu (02/01/2021).

Sementara hingga awal 2021 ini, jumlah kasus terkonfirmasi diwilayah ini, mencapai 6167 orang. Rinciannya, 4525 dinyatakan sembuh, 150 meninggal dan 1492 dalam penyembuhan. “Sebanyak 1492 yang masih dalam penyembuhan itu, terdiri dari 162 dirawat disejumlah rumah sakit dan 1330 menjalani isolasi mandiri,” jelasnya.

Untuk hari ini, kata Nanda, ada penambahan 41 pasien terkonfirmasi. Terbanyak di Kecamatan Mungkid dengan 12 orang. Kemudian di Mertoyudan 9 dan 3 orang tersebar di Tempuran, Ngluwar serta Secang. Selain itu juga di Tegalrejo dan Srumbung dengan 2 orang serta satu orang di Salaman, Borobudur, Muntilan, Grabag, Dukun, Candimulyo dan Bandongan.

Meski demikian, saat ini juga ada 83 terkonfirmasi yang dinyatakan sembuh. Tersebar di Ngluwar 18 orang, Bandongan 16, Muntilan 11, Sawangan 7, Secang 7, Grabag 6, Ngablak 6, Windusari 5, Kaliangkrik 4 dan Mungkid 3 orang. “Hari ini juga ada dua warga Kecamatan Secang, yang meninggal akibat terkonfirmasi Covid-19,” ungkapnya.

Untuk pasien suspek, kini ada tambahan 17 orang. Kemudian ada tambahan 7 orang sembuh, satu meninggal dan 9 orang alih status menjadi terkonfirmasi. “Jumlah kumulatif pasien suspek hingga saat ini, mencapai 1077 orang. Rinciannya, 91 dirawat di rumah sakit, 912 sembuh, 31 menjalani isolasi mandiri dan 43 dinyatakan selesai menjalani isolasi mandiri,” pungkasnya. (Bag)

BERITA REKOMENDASI