19 Nasi Tumpeng Warnai Fesrtival Tidar 2016

MAGELANG (KRjogja.com) – Sebanyak 19 nasi tumpeng dibawa naik ke puncak Gunung Tidar Kota Magelang, Jumat (9/12/2016). Bentuk dan ukurannya bervariasi, bahkan ada juga yang bagian atasnya tidak membentuk runcing, tetapi lebih kepada menyerupai bentuk Gunung Tidar. 

"Nasi tumpeng berasal dari 17 kelurahan yang ada di Kota Magelang. Sedangkan dua nasi yang lebih besar ukurannya disebut Tumpeng Lanang dan Wadon," kata Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga, Kebudayaan dan Pariwisata Kota Magelang Drs Hartoko.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian acara Festival Tidar 2016. Rangkaian Festival Tidar 2016 diawali dengan kegiatan jalan  sehat dari alun-alun Kota Magelang menuju kawasan kaki Gunung Tidar, Jumat pagi, dan dilanjutkan dengan Resik-Resik Gunung Tidar. Pada Jumat malam di alun-alun Kota Magelang juga digelar pementasan wayang kulit semalam suntuk oleh dalang Ki  Sutrisna SH dari Sragen dengan menampilkan lakon 'Wisanggeni Lahir'. 

Pada Sabtu (10/12/2016) dilanjutkan dengan parade tari dari sanggar tari tradisional serta festival musik akustik pemuda. Sedang pada Minggu (11/12/2016) ditampilkan Kirab Seni Budaya dari alun-alun Kota Magelang menuju ke kawasan Sentra Ekonomi Lembah Gunung Tidar. (Tha)  

BERITA REKOMENDASI