2020, Kebumen Gelontorkan Dana Talangan Pengadaan Pangan Rp 1,5 M

KEBUMEN KRJOGJA.com – Guna menjaga kestabilan harga gabah yang diterima petani pasca panen pada tingkat yang wajar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen di tahun 2020 menggelontorkan Rp 1,5 miliar sebagai dana talangan pengadaan pangan.

“Dana talangan akan diberikan kepada 31 gabungan kelompok tani (gapoktan) yang sudah teridentifikasi dan terverifikasi. Dana tersebut akan dimanfaatkan terutama untuk kegiatan jual beli gabah,” ujar Kabid Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Kebumen, Kristiana Marahastuti MP, dalam Sosialisasi Dana Talangan Pengadaan Pangan Tahun 2020, di Aula Distapang Kebumen, Selasa (25/02/2020).

Menurut Kristiana, penggunaan dana talangan oleh gapoktan hendaknya untuk pembelian gabah petani saat harga gabah rendah, kemudian menjulanya saat harga gabah sedang tinggi. Dengan demikian, diharapkan langkah itu bisa menyelamatkan harga gabah di tingkat petani, khususnya saat berlangsung panen raya.

“Juga, akan meningkatkan pendapatan petani di Kebumen,” ujar Kristiana.

Sosialisasi tersebut diantaranya berisi pemaparan materi tentang tata cara penggunaan dana talangan dan berbagai kriteria yang harus dipenuhi oleh gapoktan penerima. Pemateri adalah pejabat inspektorat pada Inspektorat Kabupaten Kebumen dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kebumen. Acara diakhiri dengan penandatanganan Surat Perjanjian Kerjasama (SPK) antara gapoktan dengan Distapang Kebumen.(Dwi)

BERITA TERKAIT