219 Peserta Meriahkan MPlus Archery Championship 2020

Editor: KRjogja/Gus

MAGELANG, KRJOGJA.com – Beberapa kegiatan dilaksanakan dalam rangka memperingati Milad ke-13 SMP Muhammadiyah Plus (MPlus) Gunungpring Muntilan Magelang, diantaranya "MPlus Archery Championship 2020" yang dilaksanakan di Lapangan Gunungpring Muntilan Magelang, Minggu (19/1/2020) lalu. Kegiatan yang dilaksanakan dari pagi hingga sore tersebut diikuti 219 peserta tingkat SD, SMP dan SMA dari 22 kota dan kabupaten di wilayah Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Hal ini dibenarkan Kepala SMP Muhammadiyah Plus Gunungpring Muntilan Efi Nurul Utami SPd kepada KR SMP Muhammadiyah Plus Gunungpring Muntilan, Selasa (21/1/2020). Dikatakan, kegiatan "MPlus Archery Championship" juga pernah dilakukan tahun lalu dengan lokasi di SMA Taruna Muhammadiyah Muntilan dikhususkan bagi peserta tingkat SD se Jateng dan DIY. Saat itu target 50 peserta, dan pendaftarnya sampai 90 orang.

Ada beberapa kegiatan dalam memperingati Milad ke-13 SMP Muhammadiyah Plus Gunungpring, yang dinamakan dengan istilah "MPlus Cup VI". Beberapa kegiatan lomba selain kegiatan "MPlus Archery Championship 2020" ini, diantaranya lomba pidato, tilawah, spelling bee, puisi maupun lainnya yang akan dilaksanakan 25 Januari 2020 mendatang. Try out akbar untuk siswa SD dan MI Magelang dan sekitarnya pada 26 Januari 2020 mendatang.

Sementara itu Ketua Panitia "MPlus Archery Championship 2020" Agam Miftahudin secara terpisah  diantaranya mengatakan tujuan kegiatan memberikan wadah kepada para atlet, khususnya para pemula, di wilayah Jateng dan DIY dalam mengembangkan prestasi, khususnya di dunia panahan dan divisi standar bow panahan. Kegiatan ini juga sebagai ajang penjaringan atlet-atlet berprestasi, khususnya di dunia olahraga panahan. Diantara peserta ada juga yang baru saja mengikuti kegiatan di Jakarta.

Jarak tembak berbeda untuk peserta kelas 1, 2 dan 3 SD dengan jarak peserta kelas 4, 5 dan 6 SD,  tingkat SMP maupun SMP. Untuk peserta kelas 1, 2, 3 SD putra dan putri, jarak tembaknya 15 meter. Untuk peserta kelas 4, 5, 6 SD putra dan putri jaraknya 20 meter, SMP putra dan putri jarak tembaknya 30 meter, sedang SMA jaraknya 40 meter. Dari jumlah 219 peserta tersebut, yang paling banyak peserta kelas 4, 5 dan 6 SD.

Dikatakan, semula jumlah peserta dibatasi hanya 200, namun kenyataannya jumlah pendaftarnya melebihi batas yang ditentukan, dan akhirnya dimaksimalkan pada angka 219 peserta. Bahkan ada juga yang ditolak karena berasal dari luar Provinsi Jateng dan DIY. Karena waktu pendaftarannya sudah ditutup, dan target peserta sudah terpenuhi, ada juga pendaftar dari wilayah Jateng dan DIY yang ditolak. "Ini menjadi 'PR' kita untuk kedepannya bisa menambah kuota," kata Agam. (Tha)

 

BERITA REKOMENDASI