22 Tahun Menanti, Purworejo Kembali Terima Adipura

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Kabupaten Purworejo menerima penghargaan Adipura periode tahun 2017 – 2018 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, Senin (14/1/2019). Penghargaan tersebut kembali diraih setelah 22 tahun menanti. Purworejo terakhir kali mendapat Adipura tahun 1997. 

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Purworejo Al Bambang Setyawan, tidak mudah memperoleh kembali penghargaan bergengsi di bidang lingkungan hidup itu. "Butuh proses yang panjang, semua harus terintegrasi karena penilaian meliputi banyak aspek," tuturnya menjawab pertanyaan KRJOGJA.com, Selasa (15/1/2019). 

Ada beberapa lokasi yang dipantau dalam penilaian Adipura. Pemerintah, lanjutnya, menilai penataan Alun-alun Purworejo dan beroperasinya Pasar Baledono menjadi poin keunggulan Purworejo. 

Selain itu, tim juga menilai peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. "Sebetulnya kita menargetkan sertifikat Adipura, yang tidak diperoleh tahun 2017, padahal 2016 dapat. Tetapi ternyata mendapat Adipura," ungkapnya.  

Sementara itu, Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM mengemukakan, penghargaan Adipura diraih berkat partisipasi dan perjuangan masyarakat dalam menjaga kebersihan, penghijauan dan pengelolaan sampah. "Akhirnya penghargaan yang sekian lama kita harapkan ini, bisa kita dapatkan lagi. Ini semua juga adalah dalam rangka menyongsong Romansa Purworejo 2020," ucapnya. 

Bupati menargetkan Purworejo memperoleh Adipura Kencana. "Tentu diperlukan kerja keras seluruh masyarakat dan pemerintah, kita harus berjuang membuktikan bahwa masyarakat mampu mengelola lingkungan dengan baik," tegasnya. 

Bupati mengimbau seluruh aparat pemerintah untuk mengingatkan masyarakat agar selalu menjaga lingkungan. Selain itu, masyarakat diminta terus 'nguri-uri' budaya gotong royong kebersihan lingkungan secara rutin yang dinilai bupati, kini mulai memudar.(Jas)

BERITA REKOMENDASI