250 Penderita HIV-AIDS di Wonosobo Belum Tertangani

Editor: KRjogja/Gus

WONOSOBO (KRjogja.com) – Jumlah penderita HIV-AIDS di Kabupaten Wonosobo semakin bertambah setiap tahunnya. Bila di akhir 2015 silam jumlahnya masih ada di angka 288 orang, akhir tahun ini sudah 342 orang yang terdeteksi menderita penyakit mematikan itu.

 

“Dari 342 orang penderita tersebut baru sekitar 90 orang yang menjalani perawatan rutin dengan terapi antiretroviral (ARV). Itu sama artinya lebih dari 250 orang, alias sebagian besar diantara pederita HIV-AIDS di Wonosobo belum tertangani dengan baik,” terang Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Wonosobo, Hery Purwanto di sekitar kawasan Pendopo Kabupaten Wonosobo, Kamis (3/11).

Menurutnya, banyaknya penderita HIV-AIDS yang belum tertangani dengan terapi ARV dipicu beberapa faktor, seperti ketidaktahuan penderita, kurangnya pendekatan dari pihak-pihak terkait, atau yang bersangkutan telah menjalani perawatan di daerah lain namun tidak melaporkan.

Sejauh ini, pihaknya terus berupaya secara masif melakukan pendekatan kepada para penderita penyakit mematikan tersebut. Termasuk melakukan kegiatan penanggulangan HIV-AIDS di Kabupaten Wonosobo, seperti sialisasi pentingnya deteksi dini melalui VCT, maupun perawatan dengan terapi ARV.

Hari Aids Se-dunia yang bakal diperingati pada 1 Desember mendatang, diharapkan bisa menjadi media untuk mengingatkan agar setiap orang lebih hati-hati dan waspada. Artinya adalah lebih menguatkan komitmen untuk menjauhi penyakitnya, dan bukan menjauhi penderitanya. (Art)

 

BERITA REKOMENDASI