26 Kecamatan Bersaing Keras Dalam Lomba Cipta Menu B2SA

Editor: KRjogja/Gus

KEBUMEN KRJOGJA.com – Kemenangan Kebumen sebagai juara 1 dalam Lomba Cipta Menu B2SA (Beragam Bergizi Seimbang dan Aman) Tingkat Nasional dalam Festival Pangan Lokal 2019 di Kendari, beberapa  waktu lalu, menjadi spirit bagi 26 tim peserta Lomba Cipta Menu B2SA 2019 Tingkat Kabupaten Kebumen, di Alun AlunKebumen, Minggu (08/12/2019).

Banyak menu baru muncul dalam lomba yang digelar Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Kebumen dalam memperingati Hari Pangan  Sedunia ke 39 tersebut. Utusan 26 kecamatan se Kabupaten Kebumen  terlihat bersaing keras meraih kemenangan dengan mengolah aneka bahan pangan.

Adapun 3 juri lomba masing-masing 2 anggota Indonesia Chef  Assosiation (ICA) Jawa Tengah dan seorang juri dari Dinas Ketahanan Pangan Jawa Tengah. Selain menilai kreativitas penciptaan menu, juri juga menilai rasa makanan dan penataan makanan secara prasmanan di atas meja maupun menggunakan kotak makanan.

" Untuk mengurangi ketergantungan pangan terhadap beras peserta ajib menggunakan bahan pangan non beras untuk makanan pokoknya. Serta demi kemananan pangan, peserta dilarang menggunakan bahan tambahan pangan berbahaya, baik sebagai penyedap, pemanis, pewarna, pengawet, pengental, pemucat dan anti gumpal," ujar Kepala Distapang Kebumen, Ir Tri Haryono.

Menurut Haryono selain mendorong penerapan konsumsi pangan yang beragam bergizi seimbang dan aman, kreasi dan inovasi pangan yang  berdaya saing, pangan olahan harus berpenampilan menarik, enak dan aman sehingga bernilai komersil. Itulah sebabnya, penataan pangan  dilakukan secara prasmanan maupun menggunakan boks atau kotak siap jual.
 
Sejumlah menu baru yang diciptakan peserta lomba diantaranya puding  ubi rambat ungu kombinasi daun kangkung, pisang gulung nori, tumis bunga pisang dan kue ubi porang.

Hasil lomba, Kecamatan Padureso keluar sebagai juara 1. Sedangkan juara 2 sampai harapan 3 masing-masing Kutowinangun, Adimulyo, Sempor, Ambal dan Puring.(Dwi)

 

 

BERITA REKOMENDASI