27 Ibu Hamil di Magelang Terpapar Covid-19

Editor: Ivan Aditya

MAGELANG, KRJOGJA.com – Sebanyak 27 ibu hamil (bumil) di Kabupaten Magelang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Hal itu didasarkan pada hasil test usap (swab masif) yang dilakukan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan setempat, sejak 7 September hingga 21 Oktober 2020 kemarin. Meski demikian, saat ini mereka sudah tertangani.

“Kami upayakan kondisi kesehatan yang bersangkutan, saat ini sudah aman dan tertangani dengan baik. Tidak hanya bagi ibu hamil tapi juga calon bayinya. Bahkan, saat ini sudah ada yang sembuh namun ada juga yang masih dalam penyembuhan,” kata Ketua Bidang Operasi Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Retno Indriastuti yang juga Kepala Dinas Kesehatan itu.

Sementara berdasar update perkembangan Covid-19 Senin (26/10/2020), ada penambahan 8 pasien positif. Sebanyak 3 diantaranya berasal dari Kecamatan Tempuran dan 1 orang tersebar di Salaman, Grabag, Mertoyudan, Kaliangkrik dan Muntilan.

Meski demikian, saat ini ada 1 orang yang meninggal, ia merupakan warga Kecamatan Salaman. Selain itu juga ada 23 orang yang dinyatakan sembuh.

“Untuk yang sembuh itu, 13 diantaranya dari Tempuran, 4 dari Secang dan 3 dari Bandongan. Selain itu juga ada satu orang tersebar di Sawangan, Tegalrejo dan Windusari. Dengan tambahan 8 baru, 23 sembuh dan 1 meninggal itu, jumlah kumulatifnya menjadi 965 orang. Rinciannya, 148 dirawat dan menjalani isolasi mandiri, 790 sembuh dan 27 meninggal,” imbuh Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi.

Sedang untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP), saat ini ada penambahan 17 baru. Mereka berasal dari Kecamatan Mertoyudan (4 orang) dan masing-masing 2 orang dari Borobudur, Muntilan, Salam dan Tempuran. Selain itu juga ada 1 orang, tersebar di Mungkid, Grabag, Dukun, Secang dan Pakis.

Namun demikian, juga ada 1 PDP yang sembuh, berasal dari Kecamatan Srumbung. “Dengan tambahan 17 baru dan satu sembuh itu, jumlah kumulatifnya menjadi 653 orang. Rinciannya, 37 dirawat, 546 sembuh dan 70 meninggal,” lanjutnya. (Bag)

BERITA REKOMENDASI