271 Ribu Kepala Keluarga jadi Sasaran Pendataan

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Sebanyak 271 ribu Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Temanggung menjadi sasaran pendataan keluarga tahun 2021 oleh penerintah setempat. Pendataan secara resmi dimulai dengan pendataan Bupati Al Khadziq, di rumah dinas, Kamis (01/04/2021)

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Temanggung Woro Andijani mengatakan untuk hari Kamis pendataan diantaranya pada Bupati, Wakil Bupati dan Sekda Pemkab Temanggung, yang dilanjutkan pada pemangku kepentingan.

“1 April ini dimulai pendataan, dan pendataan berakhir 31 Mei mendatang. Ada 271 ribu yang harus didata. Jumlah itu berdasar pemetaan,” kata Woro Andijani.

Woro Andijani mengatakan untuk mendata target sasaran dikerahkan 1544 kader pendata yang tersebar sampai di tingkat desa. Kader pendata ini dalam pengawasan dan arahan koordinator secara berjenjang.

Kabid Pengendalian Penduduk dan Peningkatan Keluarga Sejahtera. Dhani Triani mengatakan pendataan terbagi dalam dua metode yakni menggunakan smartphone yang dilakukan oleh 210 ribu kader pendata dan gunakan formulir yang dilakukan oleh 61 ribu kader pendata.

“Pembedaan metode itu disesuaikan persiapan dari kader pendata, yang disesuaikan dengan kondisi geografis,” kata dia

Dia mengatakan hasil pendataan keluarga akan dijadikan bahan penentuan kebijakan dalam misalnya di desa dapat digunakan sebagai bahan perencanaan pembangunan. Pada pendataan ini terkaver tiga blok, yakni blok kependudukan data individu data diri by name by adress kepala keluarga dan anggota keluarganya. Status blok keluarga berencana, spesifikasi jika masih PUS gunakan alat kontrasepsi.

Bupati Temanggung Al Khadziq mengatakan pendataan keluarga sebagai program nasional yang dilaksanakan BKKBP Pusat. Pemkab Temanggung sangat mendukung pendataan keluarga sebab sebagai pengambilan data baik data pribadi, keluarga anggota keluarag dan ekonomi dan pendidikan kesehatan.

Dia mengatakan tugas pendata adalah datang ke rumah sasaran untuk menanyakan berbagai hal. Maka itu pada warga untuk menerima dan memberi data selengkap mungkin. Data akan dibutuhkan dalam pengambilan keputusan yang pada akhirnya untuk meningkatkan kesejahteraakan keluarga. (Osy)

BERITA REKOMENDASI