280 Atlet dan Pengurus KONI Magelang Divaksin

Editor: Agus Sigit

MAGELANG, KRJOGJA.com – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Magelang sangat peduli terhadap atlet, pelatih dan pengurus cabang olahraga. Mereka divaksin Covid-19, hasil kerja sama KONI dan Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang. Vaksinasi dilakukan secara bertahap, di Rumah Sakit Aisiyah Muntilan dan Rumah Sakit Merah Putih.

Wakil Ketua KONI, Suwarsa disela-sela vaksinasi Jumat (10/9/2021) menjelaskan, sampai hari ini jumlah atlet, pelatih dan pengurus cabang olahraga (cabor) yang sudah divaksin sebanyak 280 orang. “Total sampai saat ini 280 orang yang terdiri dari unsur atlet, pelatih, pengurus cabor dan komite olahraga kecamatan (KOK), sudah divaksin. Secara kolektif dikoordinir oleh KONI Kabupaten Magelang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang,” jelasnya.

Selebihnya dipaparkan, vaksinasi atlet itu sebagai bentuk ikhtiar KONI dengan beberapa tujuan. Yakni untuk
membentuk kekebalan komunitas di masa pandemi. “Dengan vaksin maka kekebalan dan imunitas tubuh para atlet, pelatih, wasit dan pengurus KONI, cabor dan KOK akan semakin kuat dan tidak sensitif pada virus Covid-19. Disisi lain juga bentuk edukasi ke masyarakat agar sadar vaksin sesuai dengan anjuran Pemerintah di masa pandemi untuk kemaslahatan bersama,” katanya.

Sejauh ini, lanjut Suwarsa, setidaknya ada 30 cabor yang tergabung di KONI Kabupaten Magelang. Yakni PSSI, PBVSI, PBSI, PRSI, PASI, Forki, Taekwondo, Pertina, PGSI, PJSI. Lalu ABTI, FHI, Pergatsi, FOPI, Perpani, PSTI, Perbasi, Pelti, PTMSI, Porserosi. Kemudian IPSI, Wushu, Kickboxing, Muaythai, PBJI, Perbakin, Percasi, FOBM, PABBSI dan FAJI. “Saat ini pengurus KONI menjadi pendamping cabang olahraga. Dalam waktu dekat ini akan dilakukan supervisi ke semua cabor,” lanjutnya.

Sebelumnya, saat rapat pengurus KONI Kamis sore (9/9/2021) kemarin, Wakil Ketua KONI, Sanny Budi Tjahjono, menginginkan dibuat profil cabor. Antara lain memuat latar belakang cabor didirikan di Kabupaten Magelang. Hal ini dimaksudkan agar orang yang berjuang di salah satu cabor terdokumentasikan. “Ada sejarah singkat berdirinya cabor di Magelang ini. Selain itu juga akan didata perkembangan cabor sejak mulai  didirikan sampai sekarang. Misalnya pernah meraih prestasi apa saja. Dipimpin oleh siapa dan prestasinya apa,” imbuhnya.

Wakil Ketua bidang Bina Prestasi, M Subiantara, dalam rapat tersebut juga menginginkan mendapat data atlet yang fix. Perlu dilampirkan data juara dan nominasi cabang unggulan. “Kita perlu mendata cabang unggulan Kabupaten Magelang yang diprediksi bisa jadi juara atau berprestasi secara maksimal,” pungkasnya. (Bag)

BERITA REKOMENDASI