30 Miliar Digulirkan untuk Program Kotaku di Temanggung

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Dana sebanyak Rp 30 miliar digelontorkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia untuk Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) 2019.

Anggota Komisi V DPR RI Sudjadi mengatakan pada 2019 daerah penerima sebanyak 20 kelurahan dan desa di Kecamatan Parakan dan Temanggung. " Ada peningkatan jumlah penerima di Temanggung dibanding 2017 dan 2018," katanya, ditemui pada Sosialisasi dan bimbingan teknis program Kotaku, Rabu (6/3/2019).

Disampaikan per desa dan kelurahan mendapat alokasi dana yang berbeda disesuaikan dengan usulan dan kebutuhan, terendah Rp 1 miliar dan terbanyak Rp 2 miliar. Dana itu  untuk membangun infrastruktur seperti jalan, sarpras air bersih, sanitasi lingkungan, perumahan dan pengelolaan sampah.

Dia mengatakan yang terpenting dalam program yang ditujukan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat tersebut adalah dalam perencanaan dan pengerjaan melibatkan seluruh masyarakat, sehingga mereka merasa memiliki sehingga dapat terpelihara dan awet.

"Kami bawa program Kotaku untuk masyarakat di Temanggung," kata Politisi PDIP tersebut.

Direktur Pengembangan Kawasan Pemukiman Kementerian PUPR, Didit Arif Ardiyat mengatakan secara nasional program Kotaku mulai 2017 dan ditarget selesai pada 2019. "Kotaku menyasar sekitar 400 kabupaten / kota di Indonesia," katanya.

Disampaikan Program Kotaku ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat, dari tahun ke tahun jumlahnya meningkat seperti di Temanggung, yang pada tahun pertama sekitar satu desa, kini menjadi 20 desa. "Kami berharap program ini semakin dirasakan masyarakat, maka itu lalu banyak usulan untuk mendapat program ini," katanya. 

Beberapa desa yang mendapat sasaran program Kotaku adalah Desa Joho sebanyak Rp 2 miliar, Lungge (Rp 2 miliar), Tlogorejo (Rp 2 miliar), Jurang (Rp 2 miliar), Catur anom (Rp 2 miliar) dan Walitelon Utara (Rp 2 miliar). (Osy)

BERITA REKOMENDASI