300 Atlet Ikuti Kejuaraan Menembak Temanggung Open

Editor: KRjogja/Gus

TEMANGGUNG (KRJOGJA.COM) – Setidaknya 300 atlet mengikuti kejuaraan menembak 'Temanggung Open 2017' yang diprakarsai Perbakin, Kodim 0706, Polres Temanggung, dan Walet Shooting Club Temanggung di Eks Gudang Tapioka Desa Dakaran Kecamatan Kaloran Kabupaten Temanggung. 

Ketua Panitia Haryo Dewandono Selasa (9/5) mengatakan kejuaraan menembak terbagi dalam tiga kelas, yakni benchrest, multiring, dan tiga posisi dengan jarak sasaran mulai 22, 36, hingga 46 meter.  Sedangkan senapan angin yang digunakan adalah jenis gas serta pompa dengan caliber 4,5 mm.

" Atlet berasal dari berbagai kota seperti Bandung, Tangerang, Jakarta, Surabaya, Ponorogo, Madiun, Lamongan, Jogjakarta, Lampung, hingga Makasar. Mereka mulai usia antara 12 sampai 50 tahun, baik pria maupun wanita, ” katanya.

Dia mengatakan olahraga menembak merupakan salah satu cabang olah raga mahal. Harga senapan paling murah Rp 3 juta yang mahal bisa mencapai lebihdari Rp 60 juta. Atlet juga harus merogoh kantong untuk membeli berbagai peralatan variasi diantaranya teleskop yang harga Rp 500 ribu sampai Rp 35 juta, peredam Rp 1 juta, dan gas Rp 500 per tabung. 

" Gas ini akan habis dalam sehari," katanya.

Dia mengatakan pada kejuaraan itu, tidak hanya untuk menyalurkan hobi peserta sekaligus mencari bibit-bibit unggul atlet menembak nasional, namun juga dijadikan ajang promosi destinasi wisata serta komoditas unggulan daerah tersebut. 

Salah seorang peserta asal Sebayu Shooting Club Tegal, Reno (33) mengatakan olahraga menembak memiliki sebuah keasyikan. Yakni butuh konsentrasi tingkat tinggi agar peluru tepat mengenai sasaran. “Senapan yang baik, khususnya dalam mengikuti kejuaraan memiliki harga cukup mahal sampai Rp 30 jutaan. Kalau yang murah tidak jamin kualitas tembakannya,” jelasnya.

Peserta asal Bobotsari Purbalingga Akhnar Sakyarta (12), yang masih duduk di bangku kelas V SD mengatakan sudah menyukai hobi menembak sejak usia 10 tahun atau pada 2015 lalu. Saat itu sering diajak berburu diladang oleh orang tua." Saya suak menembak, sekitar 30 trofi telah saya koleksi," katanya. (Osy)

 

 

BERITA REKOMENDASI