303 Warga Purworejo Terdeteksi Data Ganda Kependudukan

Editor: Ivan Aditya

Kasinu menambahkan, pemkab sedang mengoptimalkan perekaman data KTP elektronik. Disdukcapil turun ke desa melaksanakan program dengan target seratus titik di 16 kecamatan. Progra jemput bola itu dilaksanakan sejak September hingga 30 November 2020. “Sudah sekitar delapan kecamatan yang didatangi petugas, wajib KTP yang belum merekam data di beberapa desa sekitar lokasi diundang untuk hadir,” tuturnya.

Program tersebut menyasar wajib KTP yang belum melakukan perekaman, berusia 17 tahun hingga 9 Desember 2020, atau warga belum 17 tahun tapi merencanakan pernikana sebelum 9 Desember 2020. “Sehingga harapannya mereka nanti memiliki hak pilih dalam Pilkada 2020,” ucapnya.

Jumlah wajib KTP di Purworejo mencapai lebih dari 600 ribu jiwa. Menurutnya, sebanyak 99 persen telah melakukan perekaman data dan kurang dari satu persen yang belum. “Angka pastinya sekitar 0,6 persen dari 796 ribu penduduk Purworejo. Wajib KTP selalu ada karena pertambahan usia dan pernikahan meski di bawah usia 17 tahun,” terangnya. (Jas)

BERITA REKOMENDASI