33 Pasutri Ikut Pilkades, Satu Desa Tidak Ada Pendaftar

MAGELANG, KRJOGJA.com – Hingga waktu penutupan pendaftaran bakal calon kades, Rabu (02/10/2019) kemarin ditutup, terdapat satu desa dari 294 desa yang menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Magelang, yang tidak ada pendaftarnya. Yakni Desa Kemiren, Kecamatan Srumbung. Sementara ada 33 desa yang pendaftarnya merupakan pasangan suami istri.

“Untuk yang tidak ada pendaftarnya, kami berikan perpanjangan waktu pendaftarannya. Yakni mulai tanggal 18 oktober hingga 6 november besok. Jika hingga 6 november tidak ada pendaftarnya, maka dianggap gagal dan akan diikutkan Pilkades tahun 2022 mendatang,” kata Kabid Pemerintahan dan Pemberdayaan Desa, Dispermades, Khoirul Anwar, Rabu (08/10/2019).

BACA JUGA :

56 Desa di Gunungkidul Bakal Gelar Pilkades Serentak

Dana Pilkades Semarang Dinaikkan, Per Desa Jadi Rp 45 Juta

Sementara dari 294 desa yang akan melaksanakan Pilkades tersebut, ada 33 desa yang calon pendaftarnya merupakan pasangan suami istri. Namun dari jumlah tersebut, ada tiga desa yang ada calon 'ketiganya'. "Tiga desa itu adalah Desa Sewukan Kecamatan Dukun, Kali Kuto di Kecamatan Grabag dan Desa Jamus Kauman di Kecamatan Ngluwar. Ditiga desa ini, selain pasangan suami istri ada satu pendaftar lagi dari luar," jelasnya. 

Sedang 30 desa yang murni pasangan suami istri diantaranya adalah Desa Ngargoretno Kecamatan Salaman, Desa Bigaran dan Karangrejo di Kecamatan Borobudur, Trasan Gede dan Desa Seloboro di Kecamatan Salam. (Bag)

 

 

 

BERITA REKOMENDASI