45 Ribu Warga Jateng Belum Rekam KTP-El

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Provinsi Jawa Tengah berpacu dengan waktu untuk lakukan rekam data kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) pada sekitar 445.000 jiwa penduduk di Jawa Tengah yang belum melakukan perekaman. Perekaman diperlukan untuk persyaratan warga pada pencoblosan Pilkada 2018. 

"Penduduk Jateng sekitar 35 juta, sebanyak 26 juta lebih di antaranya wajib rekam data KTP elektronik," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Jawa Tengah, Sudaryanto, Senin (05/03/2018) 

Pria yang juga sebagai Penjabat Sementara Bupati Temanggung ini mengemukakan sebelumnya penduduk Jawa Tengah yang belum melakukan rekam data sebanyak 1,9 juta jiwa, tetapi sekarang tinggal sekitar 445.000 jiwa. Penurunan jumlah tersebut karena pemerintah melalui Disdukcapil kabupaten/kota gencarkan gerakan jemput bola perekaman KTP-el

"Kami punya mobil keliling untuk perekaman sampai ke pelosok. Terutama untuk penyandang difabel, orang tua, dan siswa di sekolah-sekolah," katanya. 

Dikatakan dari sisa waktu Disdukcapil harus menyediakan data untuk Pilpres dan Pileg tahun 2019 pihaknya meminta disdukcapil kabupaten/kota melakukan akselerasi.

Disampaikan data penduduk itu vital dan nanti ada gerakan Indonesia sadar administrasi kependudukan yang akan dicanangkan oleh Kementerian Dalam Negeri seluruh Indonesia, di Jateng nanti tanggal 6-7 Maret di Surakarta. (Osy)

BERITA REKOMENDASI