6.000 Siswa SMK di Purworejo Kerjakan UNBK

Editor: KRjogja/Gus

PURWOREJO (KRJOGJA.com) – Sebanyak 6.000 siswa kelas XII SMK di Kabupaten Purworejo hadir mengerjakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Senin (2/4). Tidak ada kendala akses soal dan listrik dalam ujian hari pertama itu.

43 SMK di Purworejo berhasil melakukan sinkronisasi server sekolah dengan pusat pada Sabtu (31/3) dan Minggu (1/4). "Sinkronisasi ada yang sampai Minggu baru selesai mengingat besarnya data bank soal yang harus diunduh dari server pusat," ungkap Kepala Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Purworejo, Budiyono, kepada KRJOGJA.com.

Setelah bank data diunduh dan disimpan dalam server sekolah, pelaksanaan ujian dapat dilakukan sesuai jadwal. Tidak ada laporan adanya peserta yang kesulitan mengakses soal lewat komputer mereka.

Akses, katanya, demikian mudah saat ujian karena tidak butuh kecepatan data yang tinggi untuk membuka soal. Siswa mengakses setelah mendapat token dari server. "Melihat sistem yang demikian ketat, kami meyakini tidak ada kebocoran soal. Meskipun sudah sinkron dengan server sekolah, namun soal tidak  bisa diakses siapapun kecuali peserta yang mendapat token," tegasnya.

Menurutnya, pihak Balai Pengendali Pendidikan Menengah dan Khusus (BP2MK) wilayah Magelang telah mengantisipasi potensi gangguan akses jaringan dan pemadaman listrik. Mereka berkirim surat kepada PT Telkom dan PLN untuk menjamin ketersediaan sumberdaya selama pelaksanaan ujian.

Ditambahkan, pelaksanaan dan kegiatan administrasi UNBK enam sekolah di Purworejo menginduk ke SMK lain. SMK Muhammadiyah Purwodadi menginduk ke SMK 8 Purworejo, SMK Maarif Bener ke SMK YPP, SMK Assyidikiyah ke SMK 6 Purworejo, SMK Mahardika ke SMK 2 Purworejo, SMK Tunas Nusantara ke SMK 7 Purworejo dan SMK Putra Nusantara ke SMK YPT. (Jas)

BERITA REKOMENDASI