65.845 KK di Kebumen Terima BLT Dana Desa

KEBUMEN, KRJOGJA.com – Jaring pengaman sosial melalui bantuan langsung tunai (BLT) yang anggarannya dari dana desa, mulai dibagikan kepada warga terdampak Covid-19. Di Kabupaten Kebumen, 65.845 kepala keluarga (KK) tercatat sebagai penerima manfaat bantuan tersebut yang besarnya Rp 600.000/bulan selama 3 bulan.

“Total anggaran BLT dana desa di Kabupaten Kebumen mencapai lebih dari Rp 118 miliar. Anggaran ini untuk membantu warga yang berhak, jumlahnya 65.845 kepala keluarga,” terang Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz saat memantau hari pertama pencairan BLT dana desa di Desa Bocor, Kecamatan Buluspesantren, Selasa (12/05/2020).

BLT dana desa berikan kepada warga miskin terdampak Covid-19 yang belum tercover program lain dari pemerintah. Keterangan Kepala Desa Bocor, Slamet, awalnya jumlah warga Desa Bocor yang diusulkan menerima BLT dana desa sebanyak 237 KK, namun setelah diverifikasi hanya 143 KK yang memenuhi syarat.

Menurut Slamet, total anggaran yang digunakan untuk BLT dana desa Rp 257,4 juta. Jumlah tersebut, 30 persen dari total dana desa sebesar Rp 858,7 juta. Untuk tahap pertama, disalurkan Rp 85,8 juta.

Sebelumnya, sebanyak 27.191 keluarga di Kabupaten Kebumen tercatat sebagai keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial tunai (BST) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. BST sebesar Rp 600.000/bulan diberikan selama 3 bulan. Dari 27.191 KPM, pencairan untuk 21.736 KPM melalui PT POS Indonesia. Selebihnya, disalurkan melalui Himpunan Bank Milik Negara. (Suk)

BERITA REKOMENDASI