7 Manfaat Bendungan Bener Untuk Masyarakat, Apa Saja?

Editor: KRjogja/Gus

PURWOREJO (KRJOGJA.com) – Pemerintah berencana membangun Bendungan Bener dengan tapak bendung di Dusun Kalipancer Desa Guntur Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo. Pemerintah pusat mengalokasikan anggaran hingga Rp 3,85 triliun untuk membendung aliran Sungai Bogowonto itu.

Namun timbul pro dan kontra atas rencana tersebut. Seperti ditunjukkan warga Desa Wadas Kecamatan Bener. Mereka menolak rencana penambangan terbuka batu di bukit setempat untuk material urukan bendungan. Warga melakukan demonstrasi dan aksi walkout saat digelar sosialisasi.

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSO) selaku penanggung jawab pembangunan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat. "Kami menilai penolakan hal wajar, mengingat baru pertama sosialisasi dan kami yakin mereka belum paham sepenuhnya tentang program pembangunan bendungan itu," terang Kabid Pelaksanaan BBWSO Modesta Tandiayu, kepada KRJOGJA.com, Jumat (30/3).

Menurutnya ada sejumlah manfaat yang akan dirasakan masyarakat. Penikmat manfaatpun bukan hanya warga Purworejo, tetapi juga Wonosobo, Kebumen dan Kulonprogo.

Manfaat itu antara lain :

1. Irigasi
Bendungan Bener diperkirakan mampu mengairi sawah seluas 15.519 hektare sawah. Selain menjadikan sawah irigasi nonteknis menjadi teknis, air bendungan juga menjadi suplesi atau penambah sistem yang sudah ada, misalnya irigasi Wadaslintang.

2. Sumber Air Baku
Bendungan Bener akan menampung kurang lebih 90 juta meterkubik air, dengan luas genangan mencapai 313 hektare. Besarnya daya tampung menjadikan bendungan sebagai sumber air baku, dengan volume 1.200 liter perdetik. Selain mencukupi kebutuhan masyarakat Purworejo dan Kebumen, air diperkirakan sampai Kulonprogo. Bahkan digadang-gadang untuk ikut mencukupi kebutuhan operasional New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulonprogo.

3. Sumber Listrik
Pemerintah berencana membangun pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dengan daya 6 Megawatt. Daya sebesar itu sangat membantu mencukupi kebutuhan listrik sistem pembangkit Jawa – Bali.

4. Pengendali Banjir
Bendungan Bener memiliki kemampuan mengurangi debit banjir hingga 210 liter perdetik. Sebagaimana diketahui, debit Sungai Bogowonto kerap naik drastis saat puncak musim hujan, sehingga mengakibatkan kawasan bantaran di hilir tergenang. Adanya bendungan akan menampung debit dan melepaskannya sesuai daya tampung sungai.

5. Pariwisata
Manfaat ikutan dari keberadaan bendungan adalah bergeliatnya sektor pariwisata. Sebagaimana diketahui, keberadaan waduk dan bendungan di suatu daerah hampir pasti selalu bisa menyedot wisatawan. Kunjungan itu akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

6. Perikanan
Masyarakat dapat menjadikan bendungan sebagai sumber penghasilan. Profesi nelayan tangkap dapat berkembang. Namun pemerintah melarang sistem budidaya dengan keramba karena dapat mencemari lingkungan.

7. Kebanggaan Purworejo
Bendungan Bener dibangun dengan ketinggian 169 meter dan merupakan waduk tertinggi di Indonesia. Saat ini, predikat bendungan tertinggi dipegang Waduk Cirata dengan ketinggian 125 meter. Bendungan Bener akan menjadi ikon Kabupaten Purworejo.

Itulah tujuh keuntungan yang terus disosialisasikan BBWSO kepada masyarakat. "Harapan kami, masyarakat mendukung karena manfaat bendungan jelas sangat besar," tandas Modesta. (Jas)

BERITA REKOMENDASI