70 Warga Polokarto Terserang Chikungunya

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO (KRjogja.com) – Sebanyak 70 orang di lima desa di Kecamatan Polokarto terserang penyakit chikungunya. Seluruh penderita sudah mendapatkan penanganan medis oleh dokter baik di puskesmas maupun rumah sakit.

Kasi Pengendalian Penyakit Bidang Pemberatasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo, Bambang Sudiyono mengatakan, temuan didapati setelah petugas melakukan pendataan. Kasus chikungunya memang sekarang paling banyak terjadi di wilayah Kecamatan Polokarto.

Lima desa yang terserang yakni di Desa Kemasan ada 12 orang, Desa Jatisobo 27 orang, Desa Mranggen 18 orang, Desa Polokarto 8 orang, Desa Godog 5 orang. Untuk menangani seluruh penderita DKK Sukoharjo sudah memaksimalkan para dokter dan tenaga medis di puskesmas dan rumah sakit.

“Setelah dipastikan ada penderita chikungunya DKK Sukoharjo juga berusaha melakukan pemberantasan nyamuk sebagai sumber penyakit. Salah satu upayanya yakni dengan melakukan fogging di wilayah sasaran yang ada penderita chikungunya,” jelasnya kepada KRjogja.com, Kamis (17/11/2016).

Serangan chikungunya di Kecamatan Polokarto lebih disebabkan karena faktor kurangnya kesadaran warga dalam melakukan pemberantasan sarang nyamuk. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya temuan genangan air dan terdapat jentik nyamuk.

Faktor musim hujan menjadi penambah terjadinya kerawanan serangan chikungunya. Sebab banyak genangan air tidak hanya di rumah warga namun juga di lingkungan sekitar seperti di pekarangan dan selokan. (Mam)

BERITA REKOMENDASI