72 KPM PKH Mundur, Terima Penghargaan KPM Graduasi Mandiri

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Sebanyak 72 Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) Kapanewon Galur yang rela mengundurkan diri dari kepersertaan PKH mendapatkan penghargaan KPM Graduasi Mandiri. Penyerahan penghargaan dilakukan simbolis oleh Bupati Kulonprogo Drs H Sutedjo kepada 25 KPM, di aula Kapanewon Galur, Selasa (13/10/2020).

Disampaikan Panewu Galur Drs Sunarya MM, sebanyak 72 KPM Graduasi Mandiri yang ada di Kapanewon Galur selama 2019 hingga 2020 bulan Oktober terdiri, Kalurahan Tirtorahayu 4, Brosot 5, Kranggan 1, Pandowan 1, Karangsewu 38, Banaran 23. “Karena pandemi, yang diserahkan secara simbolis 25 KPM,” ungkap Sunarya.

Bupati Sutedjo berterima kasih kepada KPM PKH yang telah ikhlas dan jumawa mengundurkan diri dari kepesertaan PKH dan mengalihkannya kepada keluarga lain yang lebih membutuhkan. Jumlah KPM PKH di Kabupaten Kulonprogo yang sudah mengundurkan diri secara sukarela dari kepersertaan program dengan kategori mampu mandiri sebanyak 1.131 KPM (tahun 2019 – 2020).

“Diharapkan ini dapat menginspirasi KPM lain, agar mampu mandiri tidak tergantung pada program bantuan pemerintah dan memberi kesempatan bagi warga lain yang benar-benar layak dan membutuhkan program bantuan pemerintah,” kata Sutedjo sambil menambahkan kegiatan ini juga dapat memotivasi pendamping sosial PKH untuk terus bersemangat memberikan kemanfaatan bagi masyarakat luas.

Rodhiyah warga Sidorejo Banaran Galur, salah satu KPM PKH yang undur diri (graduasi) menuturkan, ia menjadi peserta PKH sejak 2016 dan graduasi tahun 2019. “Setelah kami merasa sudah bisa mencukupi kebutuhan keseharian dan kebutuhan lainnya. Akhirnya kami memutuskan untuk mengajukan graduasi, sehingga bantuan PKH dapat diberikan kepada keluarga yang lebih membutuhkan atau kepada keluarga yang kurang mampu,” ujar Rodhiyah. (Wid)

BERITA REKOMENDASI