75 Penerima Manfaat BBRSPDI Dikembalikan Masyarakat

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Balai Besar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Intelektual (BBRSPDI) 'Kartini' di Temanggung telah mengembalikan sebanyak 75 penerima manfaat pada masyarakat setelah menempuh pelatihan keterampilan.

"Menggembirakan, sebagian dari mereka merintis usaha mandiri dan telah terserap didunia usaha," kata Kepala BBRSPDI 'Kartini' Murhardjani, disela peringatan HUT ke 115 balai tersebut, Rabu (18/9).

Dia mengatakan saat ini di BBRSPDI telah ada 150 penerima manfaat dari berbagai pelosok tanah air yang tengah menjalani pelatihan keterampilan selama 6 bulan. Maka itu, penyandang disabilitas intelektual yang ingin masuk harus sabar antre. " Sekarang sudah penuh. Jadi yang mau masuk harus antre, tidak lama hanya sekitar  6 bulan. Beda dengan aturan sebelumnya yang 3-4 tahun," katanya.

Dikatakan sesuai aturan baru BBRSPDI hanya memberikan layanan bimbingan lanjut dengan durasi 6 bulan, dari yang sebelumnya 3-4 tahun. Sebelum ke BBRSPDI mereka mendapat layanan dasar di Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), sekolah luar biasa (SLB), yayasan dan komponen masyarakat lainnya. 

Selama 6 bulan itu, katanya, pelayanan akan dioptimalkan. Mereka antara lain akan mendapat berikan terapi sosial, modal kehidupan, bantuan bertujuan, sosial care,  dan famili supor.  Bimbingan keterampilan, yang diperoleh seperti pembuatan gerabah, keset, jahit, batu paving blok dan batik ciprat.

"Kita siapkan mereka dalam 6 bulan, target setelah ke masyaraat secara sosial mereka sudah mampu bergaul dengan masyarakat sekitar. Keluar dari BBRSPDI juga dibekali dengan permodalan," katanya.

Direktur Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Kementerian Sosial Margo Wiyono menyambut gembira dengan adanya modul yang berisi skedul pelayanan dan pembelajaran di BBRSPDI. " Kami segera siapkan modul-modul untuk masing-masing balai yang ada dibawah kementerian sosial," katanya. (Osy)

BERITA REKOMENDASI