90 SMP Dicanangkan Jadi Sekolah Ramah Anak

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Sebanyak 90 SMP di Kabupaten Purworejo dicanangkan menjadi sekolah ramah anak. Mereka bertekad memaksimalkan peran guru bimbingan konseling (BK) dan mengoptimalisasi guru untuk mengantisipasi tindakan-tindakan yang tidak ramah terhadap anak.

Kegiatan diikuti kepala 43 SMP negeri dan 47 SMP swasta di Aula SMP Negeri 1 Purworejo. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Purworejo Sukmo Widi Harwanto memimpin deklarasi itu. “Setiap SMP sudah pernah mencanangkan diri sebagai sekolah ramah anak dan aturan terkait itu sudah berjalan. Jadi pencanangan ini sifatnya penyegarn kembali,” tuturnya menjawab pertanyaan KRJOGJA.com, usai pencanangan, Selasa (18/02/2020).

Menurutnya, deklarasi itu dilakukan menindaklanjuti insiden perundungan yang menimpa siswi salah satu SMP di Kecamatan Butuh. Dindikpora dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Purworejo berkoordinasi untuk melakukan deklarasi.

Dalam deklarasi, lanjutnya, para kepala sekolah bersepakat untuk menyempurnakan kembali aturan-aturan yang selama ini berlaku di sekolah. Seluruh sekolah sepakat untuk menciptakan dan menjamin kenyamanan serta keamanan siswa selama mengenyam pendidikan.

Ketua MKKS SMP Purworejo Sutarto menambahkan, seluruh sekolah telah memiliki tata tertib sesuai dengan karakter masing-masing. Mereka juga melakukan berbagai cara untuk mewujudkan sekolah yang ramah anak.

Kendati demikian, optimalisasi peran konseling masih menjadi kendala mengingat belum semua sekolah memiliki guru BK yang cukup. Jumlahnya, lanjutnya, sangat terbatas, bahkan ada sekolah yang tidak memiliki guru BK.

Idealnya, kata Sutarto, satu guru BK mengampu maksimal 150 siswa. “Ada sekolah yang guru BK-nya baru persiun dan belum ada penggantinya, bahkan di sekolah kami SMP 1, jumlah guru BK hanya satu, itupun hampir purnatugas,” tandasnya. (Jas)

BERITA TERKAIT