Aksi Teror Merajut Kebersamaan

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Aksi teror yang selama ini terjadi di berbagai wilayah di Jawa Tengah, dinilai justru membangkitkan sengat kebersamaan warga masyarakat. Warga yang selama ini lengah, tidak terjalin silaturahmi melalui berbagai kegiatan, kini justru memperkokoh persatuan mereka. Saling menjaga dan toleransi kembali bangkit.

“Jangan dinilai aksi teror itu akan memecah belah warga, justru warga yang tadinya tidak pernah bersilaturahmi kini mereka meningkatkan hubungan antar warga. Saling menjaga dan bahkan Siskamling yang sebelumnya tidak ada kini difungsikan kembali,” kata Ketua DPRD Jawa Tengah Dr Rukmo Setiyabudi MM saat berada di Kabupaten Purworejo, Kamis (07/03/2019).

Menurutnya, aksi teror yang terjadi di Semarang, Temanggung, Cilacap dan daerah lainnya dengan pengrusakan kendaraan warga serta bentuk teror lainnya termasuk perangkat bom, diyakini pelakunya bukan warga daerah setempat. “Sangat mungkin mereka justru datang dari luar daerah, yang dipola untuk melakuan teror agar warga resah,” katanya.

Dengan adanya teror seperti itu menurut Rukmo Setiyabudi, sangat mungkin pelaku maupun dalangnya hanya ingin membuat kekacauan di masyarakat menjelang perhelatan besar demokrasi. Maka Jawa Tengah pada 17 Maret mendatang akan menggelar Apel Akbar Kebangsaan di Semarang yang rencananya juga akan dihadiri gubernur. Pesertanya tidak terbatas dari seluruh warga masyarakat Jawa Tengah. (Nar)

BERITA REKOMENDASI