Aksi Terorisme Masih Berpotensi Jadi Ancaman

Editor: Ivan Aditya

MAGELANG, KRJOGJA.com – Polres Magelang menyiagakan 579 personil pada operasi Lilin Candi 2017 dalam rangka pengamanan Natal 2017 dan tahun baru 2018. Personil sebanyak itu, terdiri dari anggota kepolisian sebanyak 464 orang, dilengkapi personil dari TNI, Dishub, Satpol PP, Damkar, BPBD, Dinkes, Setkom, RAPI, PMI, Pramuka dan lainnya. Mereka akan disiagakan disejumlah titik rawan, salah satunya di tempat ibadah (gereja), tempat wisata dan beberapa lokasi rawan kemacetan dan tindak kriminal.

"Pada operasi candi kali ini, kami juga akan antisipasi tindakan swipping yang dilakukan sejumlah pihak. Terhadap aksi ini, kami akan tindak tegas. Anggota sudah kami perintah untuk tidak pandang bulu, tegas terhadap aksi swipping," kata Kapolres Magelang, AKBP Hari Purnomo, usai gelar pasukan operasi lilin candi 2017 di Lapangan drh Soepardi, Kamis (21/12/2017).

Disampaikan jika operasi candi ini, dilakukan untuk meningkatkan sinergitas Polri dengan instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan natal 2017 dan tahun baru 2018. "Yang perlu diwaspadai kali ini adalah ancaman teror, aksi swiping, kemacetan, kenaikan harga sembako dan tindak kriminal lainnya. Menurunnya angka kejahatan, tertanggulanginya dampak bencana alam, stok sembako tercukupi, tidak adanya aksi teror, itu adalah sebagian dari tujuan operasi ini," jelasnya. (Bag)

BERITA REKOMENDASI