Aksi Waria Masih Warnai Karnaval Purworejo

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Kendati pihak panitia sudah acapkali mengingatkan agar peserta karnaval tidak berdandan dan bergaya sebagai waria, namun dalam puncak karnival dalam rangka menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI di Kabupaten Purworejo, Kamis (24/08/2017) sore, masih saja ada peserta yang berdandan dan bergaya sebagai waria. Bahkan yang bersangkutan sempat unjuk kebolehan di hadapan Wakil Bupati (Wabup) Yuli Hastuti SH yang berada di panggung kehormatan.

Mungkin bagi yang bersangkutan berniat untuk membuat lelucon, namun karena tidak sesuai dengan aturan panitia, akhirnya justru mendapat sinis penonton. Sementara itu dalam puncak karnival ini tidak dihadiri Bupati Purworejo H Agus Bastian SE MM yang konon sedang berada di luar kota.

Sementara itu jalur karnival yang diperpendek membuat masyarakat berjubel pada titik tertentu. Tidak leluasa seperti tahun-tahun sebelumnya yang menyusuri jalur-jalur protokol dalam kota, yang bisa membuat maysarakat penonton terpencar di beberapa titik.

“Karena tidak seluruh jalur kota dilalui, ya kita terpaksa berjubel di sini,” kata Herman (47) salah seorang penonton dari Kecamatan Bener yang biasanya cukup nonton di Jalan Veteran Purworejo.

Herman beserta sejumlah penonton lainnya, sebenarnya masih ingin agar kegiatan tahunan ini jalurnya diperluas seperti tahun sebelumnya, sehingga penonton bisa lebih merata di sepanjang jalur protokol.

Kabid Pengembangan Kapasitas dan Promosi Wisata pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Purworejo Lilos Anggorowati SH MM mengatakan, kegiatan tahun ini memeng berbeda dengan tahun sebelumnya, khususnya pada kirab.

“Tahun sebelumnya konsepnya karnaval, namun untuk tahun ini konsepnya karnival. Artinya lebih menonjolkan pada fashion dengan aneka inovasi masing-masing peserta. Sekaligus sebagai gaya berpakaian yang populer dalam suatu budaya. Salah satu tujuannya untuk menyambut Romansa Wisata Purworejo 2020,” paparnya. (Nar)

BERITA REKOMENDASI