Aliran Air Tersumbat Picu Banjir di Dusun Semen

MAGELANG, KRJOGJA.com – Banjir di wilayah Dusun Semen Desa Salamkanci Kecamatan Bandongan Kabupaten Magelang, Sabtu (29/2/2020) lalu mirip yang terjadi di wilayah Desa Sambungrejo Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang, akhir April 2017. Di kawasan bukit terjadi longsor, menutup aliran dan terjadi pendanauan, kemudian terlepas dan aliran air bergerak liar bersama beberapa jenis material yang ikut hanyut.

Hal ini dibenarkan Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kabupaten Magelang Drs Edy Susanto kepada KRJogja.com di Pos Lapangan Banjir Bandang yang ada di Dusun Semen Desa Salamkanci Bandongan Magelang, Minggu (1/3/2020). Dampak terjadinya banjir bandang tersebut, tim dari BPBD Kabupaten Magelang terus melakukan asasemen di beberapa titik, baik secara manual maupun dengan pantauan udara dengan menggunakan dron.

Dikatakan, kegiatan yang dilakukan Minggu diantaranya konsentrasi untuk melancarkan jalannya air dan membuka akses jalan lalu lintas. Pengurangan resiko dilakukan. “Penyebab utama adalah adanya aliran air yang tidak lancar, maka target utama adalah membuat aliran air menjadi lancar,” katanya. Akses jalan kemudian dibuka, agar kegiatan pendidikan, sosial maupun lainnya agar tidak terganggu.

Dalam arahannya, kata Edy Susanto, Bupati Magelang diantaranya meminta kepada BPBD Kabupaten Magelang agar mengambil langkah-langkah strategis agar kedaruratan dapat segera tertangani, kegiatan sosial dan industri juga dapat beraktivitas kembali. “Perusahaan makanan getuk diharapkan juga dapat berproduksi kembali. Rumah yang roboh juga dapat segera ditangani,” tambah Edy Susanto.

Edy Susanto juga membenarkan jumlah warga yang mengungsi semakin banyak pada Sabtu malam lalu. Kalau sebelumnya tercatat sekitar 118 jiwa, namun hingga malam hari pukul 21.50 tercatat 211 jiwa dari 78 KK, baik yang mengungsi ke TPA Dusun Derepan, masjid maupun rumah-rumah warga, termasuk rumah keluarga. Minggu pagi mereka sudah kembali ke rumah masing-masing. Dampak kerusakan selain 1 rumah roboh, ada 12 rumah lainnya juga terdampak banjir bandang dan 7 rumah lainnya kondisinya terancam. (Tha)

BERITA TERKAIT