Alokasi Pupuk Subsidi Berkurang, Petani Kebumen Menjerit

KEBUMEN, KRJOGJA.com – Pupuk bersubsidi jenis Urea dan SP13 kini sulit didapat petani di 6 kecamatan di Kebumen. Diantaranya, Kebumen, Adimulyo dan Petanahan. Petani yang tengah menjalani MT (musim tanam ) II 2019/2020 menjerit karena di saat membutuhkan kedua pupuk itu untuk tanaman padi mereka, ternyata pupuk bersubsidi yang dibutuhkan sulit didapatkan.

“Sebenarnya pupuk Urea dan SP13 non subsidi tersedia 4 ribu ton di gudang PT Pusri Cabang Kebumen. Namun yang mereka inginkan adalah pupuk yang bersubsidi yang harganya lebih ekonomis. Apa daya persediaannya di pasar benar-benar sudah habis,” ujar Kasi Pengawasan Perdagangan dan Distribusi Barang Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kebumen, Rud Tomico El Umam MH, di ruang kerjanya, Senin (06/07/2020).

Kelangkaan kedua jenis pupuk bersubsidi di tengah musim tanam padi tersebut akhirnya disikapi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen, dengan meminta tambahan alokasi subsidi Urea dan SP 13 sebanyak 4 ribu ton kepada Pemerintah Pusat. Mengingat, Kebumen merupakan salah satu daerah penyangga pangan nasional.

BERITA REKOMENDASI