Anak Buruh Bangunan Sakit Talasemi

MAGELANG (KRjogja.com) – Muhammad Iksan (13) warga Panjang Baru, RT 6 RW 7 Gelangan, Kota Magelang, didiagnosa terkena penyakit Talasemi atau kelainan darah. Akibatnya, selama hidupnya ia diharuskan menjalani transfusi darah setiap dua minggu sekali.

Baca: Rumah Sakit Ditengarai Lakukan Malpraktek

“Mau bagaimana lagi. Mungkin ini sudah takdir Allah. Meski berat, kami akan jalani semampunya,” kata Sugeng, yang tidak memiliki pekerjaan tetap karena hanya bekerja sebagai buruh bangunan tersebut kepada KRjogja.com, Rabu (03/08/2016).

Menurutnya, Iksan adalah anak kedua dari tiga bersaudaranya itu, didiagnosa menderita talasemi sejak masih balita. Awalnya, panas tinggi, muka pucat, badan lemas dan perutnya sering kembung terkadang mengeras. “Kami kira awalnya hanya sakit biasa. Namun karena tidak sembuh-sembuh dan sering kambuh, baru disarankan ke laboratorium. Tidak disangka, ternyata positif talasemi,” ungkapnya, pasrah.

Klik ini: Majalengka Kekurangan Bidan Desa

Meski setiap dua minggu sekali harus transfusi darah, namun tidak mengurangi aktivitas Iksan yang kini duduk dikelas VII MTS Al Iman, Bayeman, Kota Magelang. Sementara untuk membantu keuangan keluarga, Muslihatun (44) istrinya, menjadi buruh cuci baju dirumahnya.

“Meski hasilnya tidak menentu, namun lumayan untuk tambah-tambah membeli kebutuhan dapur,” imbuh Muslihatun. (Bag)

 

BERITA REKOMENDASI