Anak Buruh Bangunan Terserang Thalasemia

Editor: Ivan Aditya

MAGELANG (KRjogja.com) – Nasib malang dialami Irham Mustaan (12) warga Desa Bateh Bawang, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang. Anak dari pasangan Dahrori dan Azizah ini didiagnosa menderita penyakit kelainan darah yakni Thalasemi sejak masih balita. Kini ia terpaksa setiap satu bulan sekali harus menjalani transfusi darah di RSUD Tidar Kota Magelang.

Dahrori mengatakan, jika tiba saatnya harus transfusi darah ia terpaksa libur bekerja. “Mau bagaimana lagi. Kalau sudah waktunya transfusi, tidak bisa ditunda-tunda. Kasihan irham  kalau tidak segera ditransfusi. Jadi mesti penghasilan tidak menentu, harus libur kerja dahulu,” kata Dahrori di rumahnya, Selasa (13/09/2016).

Sementara untuk menambah penghasilan keluarga, istrinya terpaksa bekerja sebagai buruh tani didesanya. Disela-sela itu, ia mencari rumput untuk pakan beberapa kambing piaraannya. “Kalau tidak bekerja seperti itu, tidak cukup. Bekerja saja sering tidak cukup,” ujarnya.

Dikatakan Dahrori, Irham yang masih belajar di SD Negeri Bateh Bawang kelas 6 itu, didiagnosa menderita penyakit kelainan darah thalasemi ini sejak berusia sekitar tujuh bulan. Awalnya hanya demam tinggi, lemas dan napsu makan kurang. “Dulu kami kira kena DBD, tidak tahunya malah kena thalasemi. Ya mau bagaimana lagi. Mungkin sudah jalannya seperti ini,” ungkapnya pasrah. (Bag)

BERITA REKOMENDASI