Anak Pembuat Batu Bata Merah, Raih Nilai UNBK 374,5

MAGELANG,KRJOGJA.com – Rohmah Isnaini (15) anak kedua dari pasangan Paijo (50) pembuat batu bata merah dan Mutoyimah (48) ibu rumah tangga, warga Dusun Sembungan, Desa Kembanglimus, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, berhasil mendapat nilai UNBK 374,5. Rinciannya, matematika 97,5; Bahasa Indonesia 90; Bahasa Inggris 92; dan IPA 95.

Atas prestasi itu, ia berhasil menjadi rengking 1 di SMP Negeri 1 Borobudur. Selanjutnya, ia berencana melanjutkan ke SMK Negeri 1 Magelang. "Mengingat keterbatasan ekonomi orang tua, saya akan melanjutkan ke SMK. Harapannya, setelah lulus dapat langsung kerja dan membantu memperbaiki ekonomi keluarga," kata Rohmah, yang bercita-cita menjadi penerjemah komik Bahasa Jepang tersebut, ditemui disela-sela perpisahan di sekolahnya, Jumat (02/06/2017).

Kepala SMPN 1 Borobudur, Nur Cholik Mpd membenarkan, jika Rohmah menjadi rengking 1 disekolahnya. "Kami mengapresiasi apa yang diraih Rohmah. Meski anak tukang pembuat batu bata, namun ia mampu menunjukkan prestasinya. Semoga ini menginspirasi anak-anak lain," imbuhnya.

Disebutkan, disekolahnya tahun ini mendapat rengking 10 dari 210 SMP dan MTs negeri dan swasta di Kabupaten Magelang. "Rata-rata nilai kami tahun ini mendapat 305,72. Sedang yang mendapat nilai 100 ada 21 siswa. Meliputi mata pelajaran Bahasa Indonesia satu siswa, matematika 17 siswa dan IPA 1 siswa serta dua siswa dari mapel Agama Islam," sebutnya.

Yang menarik, 21 siswa yang mendapat nilai 100 tersebut, masing-masing mendapatkan uang pembinaan Rp 250 ribu per siswa. "Khusus untuk bahasa indonesia, kami berikan Rp 500 ribu, karena lebih sulit. Yang mendapat nilai 100 tahun ini, bertambah dibanding tahun lalu yang hanya 11 siswa. Rata-rata siswanya juga meningkat dari 304,02 tahun lalu, kini menjadi 305,72," pungkasnya. (Bag)

BERITA REKOMENDASI