Anggota Polisi Jadi Pelopor KB

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Peran serta anggota Polisi berserta anggota Bhayangkari cukup besar dalam menggerakkan program keluarga berencana (KB). Mengingat tugas polisi di masyarakat dinilai sangat efektif untuk menggerakkan masyarakat menjadi akseptor.

“Saya juga tahu banyak anggota polisi yang selama ini sudah menjadi pelopor, baik bagi masyarakat, sesama anggota maupun keluarganya sendiri,” kata Kepala Badan Kependudukan Keluarga Berenca Nasional (BKKBN) dr Hasto Hardoyo Sp Og (K) pada sosialisasi program KKBPK bagi Polri dan Bhayangkari di ruang Arahiwang Kantor Bupati Purworejo, Jumat (13/12/2019).

Menurut Hasto Wardoyo, anggota Polri sangat berpotensi dan efektif untuk membantu program pemerintah di bidang KB. Dari berbagai kesempatan anggota Polri juga bisa memanfaatkan untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat.

Pada kesempatanitu Hasto Wardoyo juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak melakukan kawin muda. Mengingat kawin muda disamping secara kejiwaan belum siap, juga beresiko bagi keturunan.

“Akibat kawin muda sangat berpotensi melahirkan keturunan yang kurang berkualitas. Bahkan jika jarak kelahiran terlalu dekat juga dapat berpotensi melahirkan anak penyandang sunting dan autisme,” katanya.

Dijelaskan bahwa, batas usia pernikahan bagi perempuan minimal 20 tahun. Sebab jika kurang dari itu bagi perempuan sangat rentan terhadap berbagai resiko. “Usia dibawa 20 tahun bagi perempuan secara fisik belum siap untuk mengandung. Terlalu banyak resiko secara kesehatan, termasuk kanker rahim,” jelasnya didampingi Bupati Purworejo H Agus Bastian SE MM. (Nar)

BERITA REKOMENDASI