Angka Kemiskinan di Purworejo Mulai Berkurang

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Angka kemiskinan penduduk Kabupaten Purworejo yang masih diatas angka kemiskinan Provinsi Jawa Tengah, bahkan nasional kini berangsur mulai berkurang. Dari 13,91 persen pada tahun 2016 kini sudah berkurang menjadi 11,67 persen.

“Ini merupakan keberhasilan program pengentasan kemiskinan meskipun masih jauh dari harapan,” kata Wakil Bupati (Wabup) Purworejo Hj Yuli Hastuti SH, Senin (23/12/2019).

Dalam kegiatan saba desa di Desa Ngasinan Kecamatan Bener, Hj Yuli Hastuti menandaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo terus berupaya untuk mengurangi angka kemiskinan, melalui berbagai program. Termasuk diantaranya program dari pemerintah provinsi maupun pusat. “Pemkab Purworejo akan terus berupaya agar warga kurang mampu bisa terangka menjadi sejahtera,” tandasnya.

Bersamaan dengan kegiatan saba desa Hj Yuli Hastuti juga memberikan bantuan untuk rumah warga tidak layak huni (RTLH), santunan  untuk kaum duafa sebanyak 30 orang, 1.000 ekor benih ikan nila, dan 85 bibit dari berbagai jenis tanaman.

Ngasinan merupakan  desa yang sudah dikenal dengan home industrinya yang tergabung dalam UMKM, diantaranya gula semut, criping pisang dan lainnya. Produk desa ini pemasarannya juga sudah merambah hingga luar Purworejo diantaranya Jakarta, Bandung, dan kota-kota besar lainnya. “Home industri ini harus terus ditingkaktkan karena bisa meningkatkan pendapatan masyarakat,” tandasnya.

Disamping itu desa-desa di sekitarnya juga banyak yang memiliki usaha melalui BUMDes, diantaranya Desa  Nglaris dengan usaha air mineral  (Airis). (Nar)

BERITA REKOMENDASI