Angka Kesembuhan Covid-19 di Magelang Capai 88,57 Persen

Editor: Ivan Aditya

MAGELANG, KRJOGJA.com – Tren perkembangan Covid-19 dari awal hingga pertengahan Januari 2021 di Kabupaten Magelang semakin menurun, baik jumlah penambahan pasien terkonfirmasi baru maupun penularannya. Angka kematiannya juga menurun, namun sebaliknya angka kesembuhnnya semakin meningkat. Terbukti, zonasinya kini masuk zone orange dari merah sebelumnya.

“Ini pertanda baik. Namun jangan membuat kita lengah. Karena meski jumlah penambahan dan penularannya terus menurun, namun virus ini masih ada. Jadi protokol kesehatan tetap harus diketatkan,” kata Dwi Susetyo, anggota Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, yang juga Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Sabtu (23/01/2021).

Disampaikan jika angka kesembuhan di Kabupaten Magelang berada di peringkat 8 dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. “Untuk angka kesembuhan dari Covid-19, saat ini Kabupaten Magelang berada di peringkat delapan di Jawa Tengah dengan prosentase 88,57 persen. Kita masih dibawah Klaten 90,95 persen, Temanggung 90,65 persen, Boyolali 90,64 persen. Tepat diatas kita adalah Kabupaten Pekalongan dengan skor 88,64 persen,” jelasnya.

Sementara pada hari ini, ada tambahan 69 pasien terkonfirmasi sembuh. Sebanyak 29 diantaranya, berasal dari Kecamatan Mertoyudan. Kemudian 9 orang di Secang, 8 di Muntilan dan masing-masing 6 dari Grabag serta Srumbung. “Selain itu juga ada tiga orang tersebar di Tempuran, Ngablak dan Bandongan, serta dua dari Windusari,” imbuh Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi.

Namun demikian, kata Nanda, saat ini ada tambahan 51 pasien terkonfirmasi baru. Mereka tersebar di Kecamatan Salam 17 orang, Muntilan 6, Ngluwar 6, Kaliangkrik 4, Secang 4 dan masing-masing tiga orang dari Borobudur, Pakis dan Candimulyo. Kemudian ada 2 orang di Mertoyudan dan satu orang di Mungkid, Dukun dan Bandongan.

“Hari ini juga ada tambahan 2 orang pasien terkonfirmasiel meninggal. Mereka berasal dari Mungkid dan Kaliangkrik. Dengan tambahan ini, jumlah kumulatifnya menjadi 7480 orang. Terdiri dari 1469 dalam penyembuhan, 5817 sembuh dan 194 meninggal,” lanjutnya.

Sedang untuk pasien suspek, ada tambahan 10 orang. Namun ada 3 orang yang dinyatakan sembuh dan 3 alih status menjadi terkonfirmasi.

“Tiga yang sembuh itu, berasal dari Kecamatan Ngluwar, Grabag dan Candimulyo. Sedang yang alih status, dua dari Secang dan satu dari Kaliangkrik. Dengan tambahan itu, jumlah kumulatifnya menjadi 1310 orang. Rinciannya, 110 dirawat, 1067 sembuh, 28 menjalani isolasi mandiri dan 105 telah dinyatakan selesai menjalani isolasi mandiri,” pungkasnya. (Bag)

BERITA REKOMENDASI